3 Bulan 4 Kali Banjir Pasuruan, Warga: Tak Tahu Lagi Harus Ngadu ke Mana

Muhajir Arifin - detikJatim
Rabu, 30 Mar 2022 15:58 WIB
banjir pasuruan
Banjir di pemukiman warga Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)
Pasuruan -

Banjir di Jalan Raya Kraton Pasuruan sudah surut, namun pemukiman warga masih terendam. Warga mengaku pasrah dan tidak tahu lagi kemana harus mengadu. Sebab banjir selalu terjadi tiap tahun.

Banjir merendam pemukiman warga di Desa Tambakrejo dan Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Ketinggian air mencapai 40 cm.

Tak hanya itu, warga mengeluh karena air sumur keruh dan berbau busuk karena banjir. Akibatnya, air tidak bisa digunakan mandi dan masak.

"Airnya sudah coklat, belum lagi baunya. Jadi enggak bisa dipakai masak," kata Rofiatul Adawiyah (40), salah satu warga Dusun Getas, Desa Tambakrejo kepada detikJatim, Rabu (30/3/2022).

Dia mengatakan banjir telah merendam rumahnya selama 3 hari. Kondisi rumahnya semakin parah akibat banjir semalam akibat Sungai Welang meluap.

"Belum ada bantuan sama sekali. Kan kasihan anak-anak kecil kedinginan. Sebenarnya butuhnya ya selimut, sembako, sama makanan ringan buat makan anak-anak ini," imbuh dia.

Warga Dusun Rujak Kidul, Nurhasan mengaku sudah lelah dengan banjir yang rutin melanda kawasan rumahnya. Bahkan, sejak awal 2022, sudah 4 kali banjir di rumahnya.

"Paling parah tadi malam jam 03.00 WIB, air masuk rumah sampai 1 meter," terangnya.

Nurhasan mengatakan desanya merupakan kawasan langganan banjir. Dia berharap ada upaya nyata dari pemerintah untuk mencegah banjir.

"Sudah langganan kalau di sini dan sampai sekarang tidak pernah ada bantuan. Kami enggak tahu lagi mau ngadu kemana," pungkasnya.

Selain Desa Tambakrejo, banjir di Desa Bendungan juga belum surut. Ketinggian banjir di desa ini sempat mencapai 1 meter pada dini hari.



Simak Video "Banjir Rendam 13 Desa di Pasuruan"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/fat)