Darurat Prostitusi Online Kota Malang Bikin Camat-Lurah Wajib Unduh MiChat

Tim detikJatim - detikJatim
Rabu, 16 Mar 2022 08:37 WIB
prostitusi online di kota malang
Pelaku prostitusi online saat terjaring razia (Foto: Dok. Satpol PP Kota Malang)
Kota Malang -

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan bahwa Kota Malang darurat prostitusi online. Karena itu Camat dan Lurah diminta mengunduh MiChat, aplikasi yang banyak digunakan untuk bertransaksi seks secara online.

"Tujuannya apa? Agar bisa memantau dan bertanggung jawab terhadap wilayahnya masing-masing. Ini warning bagi semua, karena Kota Malang sudah darurat (prostitusi online)," terang Sutiaji kepada wartawan, Selasa (15/3/2022).

Instruksi agar Camat dan Lurah menginstal Aplikasi MiChat sudah disampaikan Sutiaji saat memimpin apel pagi di halaman Balai Kota Malang pada Senin (14/3/2022).

"Ini bukan memantau ASN, melainkan wilayah masing-masing. Karena kemarin, ada belasan orang diamankan oleh Satpol PP di wilayah Tlogomas, Dinoyo," kata Sutiaji.

Sutiaji menegaskan Camat dan Lurah harus bertanggung jawab atas wilayahnya dalam memberantas prostitusi online. Aplikasi yang biasa digunakan sebagai sarana transaksi harus dipantau demi stabilitas wilayahnya.

prostitusi online di kota malangFoto: Dok. Satpol PP Kota Malang

"Pantauan aplikasi yang diduga menjadi sarana transaksi prostitusi online, bukan untuk kepentingan pribadi ASN. Tapi untuk menjaga stabilitas wilayahnya," tegas Sutiaji.

Menurut Sutiaji, praktek prostitusi online kian marak di Kota Malang, bahkan melibatkan anak-anak di bawah umur. Dalam penindakan Satpol PP mengundang orang tua saat sidang Tipiring untuk memberikan efek jera.

"Kalau dulu ada lokalisasi dan telah ditutup. Sekarang marak dan bisa ada dimana-mana. Ini tidak bisa dipungkiri, dan warning bagi semua," pungkasnya.

Kepala Bidang Ketertiban dan ketenteraman umum Satpol PP Kota Malang Rahmat Hidayat mengatakan dalam kurun waktu Januari 2022 sampai Maret 2022, Satpol PP Kota Malang menindak setidaknya 43 pasangan yang terjaring operasi di rumah kos, hotel, penginapan dan guest house. Dari jumlah itu, 18 pasangan terkait prostitusi online atau open BO.

"Ada 18 pasangan yang terkait prostitusi online atau open BO melalui MiChat. Ini sesuai pengakuan mereka, itu kita ungkap Febuari 2022 lalu," beber Rahmat.

Belasan penyedia jasa prostitusi online tersebut diamankan Satpol PP dari delapan tempat di wilayah Kota Malang. Di mana ada beragam mulai rumah kos, penginapan, hotel sampai dengan guest house.

prostitusi online di kota malangFoto: Dok. Satpol PP Kota Malang

Rahmat mengaku ada beberapa orang dari 18 wanita yang diamankan masih di bawah umur dan sebagian besar mereka bukan warga Kota Malang. "Ada beberapa yang di bawah umur dengan latar belakang beragam. Mereka juga bukan warga Kota Malang. Kita tindak Tipiring dan dijemput keluarga sebagai efek jera," pungkas Rahmat.

Rahmat Hidayat mengatakan pengungkapan praktik prostitusi online berbasis aplikasi MiChat berawal dari informasi masyarakat. Penyelidikan kemudian dilakukan untuk mengindentifikasi lokasi atau tempat yang dijadikan praktik prostitusi.

"Kemudian kami melakukan penggerebekan rumah kos di wilayah Kedungkandang. Disana menemukan pasangan, yang diduga terkait prostitusi online," terang Rahmat.

Selain pengakuan, petugas Satpol PP juga menemukan kondom serta bukti transaksi jasa prostitusi online di telepon seluler.

"Sesuai pengakuan, para wanita yang diamankan. Memang menyediakan layanan prostitusi (Open BO) melalui MiChat. Dari situ terus kita dalami," tandas Rahmat.



Simak Video "Ditangkap! Female DJ di Yogya Nyambi Jadi Muncikari Online"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)