Pohon Pisang Raksasa di Ponorogo Akan Dibudidayakan Setelah Berbuah

Charolin Pebrianti - detikJatim
Selasa, 15 Mar 2022 19:37 WIB
Pohon pisang raksasa di Ponorogo
Pohon pisang raksasa di Ponorogo/Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim
Ponorogo -

Pohon pisang raksasa 'Aladin' di Ponorogo akan dibudidayakan. Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Ponorogo menyarankan budidaya pohon ini dilakukan usai berbuah.

Sebelumnya, Dipertahankan Ponorogo telah meninjau pohon pisang yang tumbuh di Dusun Setumbal, Desa Jurug, Kecamatan Sooko. Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Dipertahankan Ponorogo, Medi Susanto menyebut, pohon ini disebut mirip seperti yang tumbuh di Papua.

Menurut Medi, Pemdes Jurug sudah berkoordinasi untuk pengembangbiakan. Namun, pihaknya tak mengembangbiakkan pohon pisang raksasa ini.

"Kalau dari dinas sendiri tidak ada pengembangbiakan, karena kita lihat kan nilai estetika aja dari pisang, cuman dari Pemdes ngomong ke saya mau dikembangkan, untuk daerah wisata di air terjun Pletuk itu, nilainya lebih ada," ungkap Medi, Selasa (15/3/2022).

Medi menambahkan, untuk menunggu buah pisang muncul, setidaknya menunggu waktu 2 tahun. Saat ini pisang Aladin masih berusia 1,5 tahun.

"Dari Pemdes, untuk tetap akan membudidayakan seperti itu, cuma saya sampaikan jenengan nunggu woh e (buah) dulu, karena nunggu 2 tahun baru metu woh e (keluar buahnya), nunggu setelah biji keluar baru bisa dibudidayakan," ujar Medi.

Menurutnya, pengembangbiakan nantinya bisa lewat biji. Jika Pemdes Jurug menghendaki, maka bisa ditanam di sepanjang jalan desa menuju Air Terjun Pletuk, wisata air terjun di Desa Jurug.

"Kalau dari nilai ekonomi, yang bisa dimanfaatkan hanya daun dan pelepah pisang. Kalau buah tidak. Tapi untuk estetika dan keunikan, ini kan luar biasa, belum ada pisang raksasa di Ponorogo, baru kali ini," tegas Medi.

Menurut Medi, saat ini pisang raksasa bisa menarik minat wisatawan meski berusia tahunan. Pohon ini bisa menjadi nilai lebih dari pisang pada umumnya.

"Cuma karena itu. Memang satu-satunya makanya viral seperti itu, sehingga pisang itu berbuahnya juga cukup lama tapi tidak bisa dikonsumsi. Untuk estetika dan keunikan ini luar biasa untuk daya tarik wisata," pungkas Medi.



Simak Video "Melihat Pohon Pisang Raksasa 'Aladin' di Ponorogo"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/hil)