1 Tahun Menjabat, Ini Pencapaian Bupati Sidoarjo

1 Tahun Menjabat, Ini Pencapaian Bupati Sidoarjo

Dea Duta Aulia - detikJatim
Sabtu, 05 Mar 2022 09:56 WIB
Bupati & Wakil Bupati Sidoarjo
Foto: Pemkab Sidoarjo
Jakarta -

Di satu tahun pertama kepemimpinan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Subandi, ada tiga aspek yang menjadi fokus pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Ketiga aspek tersebut yakni infrastruktur, penanganan pandemi, dan pemulihan ekonomi.

Ali mengatakan pihaknya memiliki rencana untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur di tahun 2022. Adapun infrastruktur yang akan digenjot di tahun 2022 meliputi proyek frontage road Aloha Gedangan, betonisasi sebanyak 24 ruas jalan, normalisasi sungai, membangun infrastruktur DAM, peningkatan jalan dalam rangka mengatasi banjir tiga desa di Tanggulangin, serta percepatan pembangunan Flyover Aloha dan Flyover Krian.

"Problem infrastruktur memang menjadi tantangan. Banyak jalan berlubang. Beberapa simpul kemacetan juga telah menjadi problem menahun. Kami mulai mengurai," kata Ali dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/3/2022).

Ia menjelaskan untuk pembangunan frontage road (FR) tahap I telah tuntas. Sementara itu untuk tahap selanjutnya pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 52 miliar untuk melanjutkan proyek tersebut.

"Kemacetan di Pasar Suko juga kami carikan solusi dengan pembongkaran bangunan di sekitar lokasi," katanya.

Ali menerangkan salah satu pusat kemacetan yang kerap terjadi di Pertigaan Jalan Bangah dilakukan penguraian dengan cara memperlebar jalan tersebut pada Maret 2022. Nantinya, jalan tersebut akan memiliki lebar 10-12 meter.

"Sepanjang 21 kilometer jalan akan dilakukan betonisasi tahun ini. Proyek itu sudah masuk lelang sehingga diharapkan bisa dikerjakan sebelum pertengahan tahun. Selain peningkatan jalan, pemkab melakukan penambalan kondisional saat ada jalan yang rusak," ujarnya.

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemkab Sidoarjo tidak hanya sebatas membangun flyover dan pelebaran jalan saja, namun fasilitas umum lainnya terus digenjot untuk dibangun. Salah satunya yakni RSUD Sidoarjo Barat (RSUD Krian) dengan melakukan penambahan alat kesehatan, tenaga kesehatan, dan stok obat.

"RSUD Krian merupakan salah satu upaya Pemkab dalam pemerataan layanan kesehatan. Warga Sidoarjo Barat yang selama ini harus ke pusat kota atau tempat yang jauh untuk berobat kini bisa menjangkau layanan kesehatan di dekat mereka," katanya.

Pemulihan Ekonomi di Kabupaten Sidoarjo

Pemkab Sidoarjo terus berupaya untuk melakukan pemulihan ekonomi di kawasan tersebut. Salah satu caranya dengan memaksimalkan program Kartu Usaha Perempuan Mandiri (Kurma). Melalui program tersebut pihaknya akan memberikan bantuan modal sebesar Rp 5 juta - Rp 50 juta untuk kelompok perempuan yang kurang mampu.

Ali mengatakan pihaknya telah mengalokasikan dana sebesar Rp 20 miliar untuk 2.400 kelompok usaha milik perempuan di program tersebut. Bagi perempuan yang ingin memanfaatkan program tersebut dapat melakukan pendaftaran pada 25 April 2022.

Upaya lain yang dilakukan untuk pemulihan ekonomi yakni dengan menjalankan program renovasi 2.000 warung rakyat. Dalam realisasi program tersebut, pihaknya telah membangun 402 warung rakyat dengan anggaran Rp 2 miliar pada tahap awal yang tersebar di Kecamatan Sidoarjo, Krian, Tulungan, Candi, Sedati, dan Tanggulangin.

"Ini bagian dari pemulihan ekonomi. Harapannya tentu saja bila warung-warung rakyat semakin tertata, kian higienis, maka akan tetap eksis dan bisa laris. Warung-warung rakyat ini juga harus didampingi agar bisa onboarding, bergabung di pasar digital," katanya.

Tingkatkan SDM Melalui Program Beasiswa

Untuk peningkatan SDM pihaknya telah mengalirkan 2.000 beasiswa untuk putra-putri terbaik di Kabupaten Sidoarjo.

Pemkab Sidoarjo turut menyiapkan sejumlah mekanisme dalam menyalurkan beasiswa seperti dilihat dari prestasi akademik, prestasi olahraga, dan bidang keagamaan. Sementara itu, Pemkab Sidoarjo turut menyediakan program beasiswa mahasiswa kurang mampu. Program tersebut bertujuan untuk membantu keluarga kurang mampu yang ingin menyekolahkan anaknya ke jenjang perguruan tinggi.

"Program ini merupakan salah satu ikhtiar kami dalam membangun Sidoarjo untuk lebih maju, bukan hanya berfokus di pembangunan infrastruktur fisik namun juga tidak kalah pentingnya adalah berinvestasi pada SDM berkualitas salah satunya melalui beasiswa kuliah di perguruan tinggi. Dan saya pribadi berharap tidak ada lagi mahasiswa di Sidoarjo yang putus kuliah karena kesulitan biaya," ujarnya.

Pemkab Sidoarjo Raih Sejumlah Penghargaan di 2021

Pemkab Sidoarjo menerima Penghargaan Pelayanan Publik dengan Predikat Pelayanan Prima (A) dari menteri PAN-RB diraih dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) pada 9 Maret 2021.

"Disusul penghargaan Top 30 Kovablik oleh Pemprov Jatim melalui aplikasi SiPraja. Penghargaan Investment Award 2021 kategori Juara Pertama Klaster 1 PDRB lebih dari Rp 100 triliun. Penghargaan Implementasi Program Smart City kategori Smart Governance Gerakan Menuju Smart City dari Kemenkominfo," ujar Ali.

Pemkab Sidoarjo kembali meraih Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani dari Kementerian PAN-RB dan KPK pada akhir 2021. Tak hanya itu, Ali turut menerima penghargaan kategori Pemimpin Perubahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).



Simak Video "Plt Bupati Sidoarjo Meninggal karena Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fhs/ega)