Harapan Warga Desa Pasca-Wisata Air Panas Kepulungan Tutup karena Pesta Gay

Muhajir Arifin - detikJatim
Jumat, 28 Jan 2022 21:54 WIB
pemandian sumber air panas kepulungan
Warga membongkar bilik mandi di pemandian air panas Kepulungan (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Sumber air panas Kepulungan, Gempol, Kabupaten Pasuruan, merupakan objek wisata potensial untuk dikembangkan. Warga memilki harapan wisata itu bisa mendongkrak perekonomian desa.

Sayangnya, usaha keras warga mengembangkan destinasi wisata desa tersebut terganggu dengan perilaku komunitas gay yang menggunakan lokasi itu untuk berbuat mesum. Sedikitnya, warga memergoki sebanyak tiga kali.

"Setelah dibongkar Senin kemarin, sementara ditutup. Rencananya akan dipasang banner peringatan dan buka sampai pukul 12 malam. Karena komunitas ini biasanya datang di atas jam 12 malam," kata Humas Karang Taruna Desa Kepulungan, Hiza Ikromi, Jumat (28/1/2022).

Hiza berharap saat kembali dibuka nanti, warga berharap tak ada lagi pengunjung yang menyalahgunakan lokasi itu. Pihak desa akan memberikan tindakan tegas jika melakukan tangkap tangan pengunjung yang berbuat asusila.

"Pemuda berharap kalau mandi yang syar'i lah. Karena tujuan wisata air hangat. Tujuannya memang pemberdayaan masyarakat," terang pria yang juga perangkat desa ini.

Hiza mengatakan, pihak desa sudah memiliki rencana membangun lapak-lapak di lokasi tersebut secara bertahap. Namun, anggaran tahun lalu tersedot untuk bantuan COVID.

"Wisata itu rencananya secara bertahap akan dibangun lapak-lapak. Untuk mengatasi masalah pengangguran. Setiap tahun ada yang lulus sekolah butuh kerja, jadi rencananya kami disarankan mereka ambil lapak di situ untuk jualan," pungkasnya.



Simak Video "Ditawari Kerjaan, ABG di Sleman Dicabuli Pria Penyuka Sesama Jenis"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)