2 Warga Kota Malang yang Terpapar Omicron Sembuh Setelah Isoman 11 Hari

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 24 Jan 2022 10:38 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Kota Malang -

Dinas Kesehatan Kota Malang menyebut ada dua warga yang positif Omicron. Setelah melakukan isolasi mandiri selama 11 hari, mereka dinyatakan sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif menyatakan, dua warga itu diketahui positif Omicron dari hasil sampel WPS (Whole Genome Sequencing) yang dikirim pekan lalu.

"Dari tiga sampel WPS yang dikirim, dua diketahui hasilnya positif," ujar Husnul ditemui di Balai Kota Malang Jalan Tugu, Senin (24/1/2022).

Kendati demikian, Husnul menegaskan dua warga dinyatakan positif Omicron telah sembuh. Dasarnya adalah mereka telah melakukan isolasi mandiri sampai 11 hari.

"Tapi sudah sembuh, karena isolasi mandiri masuk hari ke-11," tegasnya.

Isolasi mandiri diterapkan, lanjut Husnul, karena kedua pasien tersebut tak memiliki gejala penyerta. Sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan, penanganan yang dilakukan adalah isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Karena tidak ada gejala, maka isolasi mandiri. Treatment yang diberikan adalah peningkatan imun, cukup istirahat dan asupan gizinya," sambungnya.

Husnul menyebut bahwa kedua pasien yang positif Omicron tak memiliki hubungan keluarga. Mereka tertular karena memiliki kontak erat.

"Bukan keluarga, tapi ini kontak erat. Tracing sudah, 12 orang untuk pasien positif pertama, dan kedua 14 orang. Dan semuanya negatif," sebutnya.

Seiring dengan munculnya kasus Omicron di Kota Malang dan dinyatakan telah sembuh. Dinas Kesehatan mencatat bahwa ada dua klaster penyebaran COVID-19 dalam beberapa waktu terakhir, hingga mendorong adanya kenaikan kasus harian.

Pertama adalah klaster lembaga pendidikan atau sekolah dengan jumlah pasien yang terpapar sebanyak 37 orang. Klaster kedua adalah keluarga, dengan jumlah pasien sebanyak 12 orang.

"Ada dua klaster yang menjadikan adanya kenaikan kasus COVID-19 di Kota Malang, yakni klaster lembaga pendidikan sebanyak 37 orang dan klaster keluarga 12 orang. Saat ini kasus harian sebanyak 82 kasus, setelah ada penambahan tiga orang kemarin," pungkasnya.



Simak Video "WHO Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Usai: Kasus Naik di 50 Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)