37 Pelajar-Guru MAN 2 Kota Malang Positif COVID-19 Dikarantina di Sekolah

Muhammad Aminudin - detikJatim
Jumat, 21 Jan 2022 10:59 WIB
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang
MAN 2 Kota Malang jadi tempat isolasi 37 siswa dan pengasuhnya (Foto: Muhammad Aminudin/detikcom)
Malang -

Sebanyak 37 pelajar dan pengasuh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang menjalani karantina di salah satu gedung sekolah. Itu dilakukan setelah mereka dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.

Kasek MAN 2 Mohammad Husnan mengungkapkan, berdasarkan hasil pelacakan dan tes massal ada penambahan jumlah penghuni sekolah yang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Total ada 37 yang terkonfirmasi positif COVID-19, tiga di antaranya pengasuh ma'had," kata Husnan saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (21/1/2022).

Menurutnya, hasil itu berdasarkan tracing dan testing kepada 600 siswa, guru dan tenaga pendidik di lingkungan MAN 2 Kota Malang.

"Yang kita tracing dan tes ada 600 orang," ujarnya.

Kini 37 siswa dan tenaga pendidik positif COVID-19 menjalani isolasi di Gedung PSBB MAN 2 Kota Malang bagian belakang sekolah.

Pihaknya bekerjasama dengan Dinkes Kota Malang dan Puskesmas Arjuno untuk melakukan pengawasan terhadap para siswa dan tenaga pendidik yang terpapar COVID-19.

"Mereka kondisinya sudah membaik, Alhamdulillah sudah bisa makan lahap. Saat ini semuanya di gedung PSBB, kami koordinasi dengan Dinkes Kota Malang untuk pengawasannya," terangnya.

Husnan juga memastikan bila seluruh siswa dan tenaga pendidik, yang terkonfirmasi COVID-19 telah tervaksin dua kali.

"Jadi Alhamdulillah semuanya baik guru, siswa, dan tenaga pendidik kami sudah tervaksin semua mulai vaksin satu dan dua semuanya sudah 2 kali, " jelasnya.

Husnan mengaku, pelajar dan tenaga pendidik terkonfirmasi positif COVID-19 hanya memiliki gejala ringan dan mayoritas didominasi pasien tanpa gejala.

"Cuma memang dibanding yang di awal-awal bulan Juli gejalanya tidak seberat yang dulu kalau melihat dari kontak dengan anaknya melalui wali kelasnya hanya yang dirasakan. Seperti flu biasa, mayoritas tanpa gejala," tuturnya.

Sementara Kadinkes Kota Malang dr Husnul Muarif telah merekomendasikan penghentian PTM di MAN 2 Kota Malang demi mencegah penularan COVID-19.

Pihaknya juga melakukan sterilisasi di area sekolah dengan menyemprotkan cairan disinfektan.

"Adapun untuk tindakan pencegahan penyebaran lebih luas, maka pembelajaran tatap muka (PTM) sementara waktu dihentikan. Siswa kembali mengikuti pembelajaran secara daring," terang Husnul terpisah.

Husnul juga memastikan dari pelajar dan tenaga pendidik di MAN 2 Kota Malang yang positif COVID-19 belum terindikasi ada yang terpapar varian Omicron.

"Nggak ada (Terindikasi Omicron). Saat ini semua sudah dalam penanganan bersama pihak sekolah," pungkasnya.



Simak Video "Walkot Makassar Positif Covid-19, Bergejala Namun Tak Berat"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)