Kasus COVID-19 Bertambah, Pemkot Malang Kuatkan PPKM Mikro

Muhammad Aminudin - detikJatim
Kamis, 20 Jan 2022 11:40 WIB
man 2 kota malang
MAN 2 Malang (Foto: Muhammad Aminudin/detikcom)
Malang -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Malang mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan kenaikan kasus COVID-19 dalam beberapa hari terakhir. Apalagi kenaikan kasus berasal dari salah satu lembaga pendidikan di Kota Malang.

"Yang sudah terkonfirmasi dari hasil testing dan sudah masuk database total ada tujuh orang yang positif. Ini semua sudah dalam penanganan bersama pihak sekolah," terang Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Husnul menjelaskan, sejauh ini belum terdeteksi adanya varian Omicron. Namun, dengan tambahan kasus tersebut, secara total kasus dalam penanganan di Kota Malang meningkat menjadi 24 kasus per Rabu (19/1/2022).

Sejumlah langkah tindak lanjut secara sigap telah dijalankan, terutama perawatan seluruh pasien terkonfirmasi di lokasi isolasi yang disiapkan sekolah.

Proses tracing, serta testing lanjutan juga telah dilakukan terhadap pelajar dan guru. Pembelajaran tatap muka sementara dihentikan.

"Adapun untuk tindakan pencegahan penyebaran lebih luas, maka pembelajaran tatap muka sementara waktu dihentikan. Siswa kembali mengikuti pembelajaran secara daring. Pihak sekolah bersama jajaran Pemkot Malang juga telah melakukan desinfektan menyeluruh di seluruh gedung dan lingkungan sekolah," ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji kembali meminta seluruh jajaran menggalakkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan meningkatkan disiplin protokol kesehatan.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Malang Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan PPKM Level 2 Covid-19 dan Penguatan Posko PPKM Mikro Tingkat RT/RW yang telah diterbitkan pada 18 Januari 2022.

"Kita belajar banyak, bagaimana meminimalisir penyebaran dengan menerapkan level mikro. Karena lebih efektif menekan kasus Covid-19. Bapak Presiden juga mengimbau kita tidak panik, namun wajib waspada. Pakai masker, hindari kerumunan dan, segera vaksin lengkap. Jaga imun dan psikis kita," pesan Sutiaji.

Seperti diketahui, 11 orang terdiri dari pelajar dan guru di MAN 2 Kota Malang terpapar COVID-19. Kasus terkonfirmasi ini terungkap dari tracing yang dilakukan Dinas Kesehatan terhadap 424 orang di lingkungan pendidikan tersebut.



Simak Video "WHO Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Usai: Kasus Naik di 50 Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)