Objek wisata Candi Mendut di Magelang ditutup sementara selama setahun, terhitung mulai 5 Agustus 2026 sampai 5 Agustus 2027. Penutupan ini untuk rehabilitasi Candi Mendut tahap kedua.
Pengumuman soal penutupan Candi Mendut untuk kunjungan umum itu dipasang di depan pintu masuk. Para pedagang maupun juru parkir di lokasi berharap Candi Mendut bakal lebih ramai wisatawan setelah direhabilitasi.
"Suatu saat nanti kalau jadi bagus kan kita juga yang senang. Siapa tahu ke depannya semakin ramai. Tapi di sisi lain, selama 1 tahun itu nasib pedagang gimana," kata Siti Khotimah (33), pedagang suvenir di Candi Mendut saat ditemui wartawan, Kamis (6/8/2026).
Siti mengatakan, penutupan sementara Candi Mendut telah disosialisasikan sebelumnya.
"Nggih, (ditutup) selama 1 tahun. Awalnya 2 tahun (informasi awal), tapi ada percepatan," ujarnya.
Juru parkir di Candi Mendut, Sugiyo mengatakan paguyuban pedagang telah diundang ke Museum dan Cagar Budaya (MCB) pada Rabu (4/8) kemarin. Dalam pertemuan tersebut disampaikan sosialisasi mengenai pemugaran candi termasuk perihal kompensasi.
"Sudah dapat reng-rengan (besaran), tapi ya belum deal banget, masih mengambang. Jadi masih diteruskan. Untuk wacananya itu yang diutamakan yang punya kios-kios itu," ujar dia.
"Ya jelas (sosialisasi). Kita yang tahap dua ini memang benar-benar peduli dengan yang terdampak di sini. Jadi apa yang dikarepke (dihendaki) paguyuban dimusyawarahkan," tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang Farnia Berliani Sri Tulodho mengatakan, Kementerian Kebudayaan yang diwakili Staf Ahli Menteri dan Kepala Sub Koordinator MCB telah beraudiensi dengan Bupati Magelang Grengseng Pamuji pada Selasa (21/7) lalu terkait rehabilitasi tahap kedua.
"Pemkab Magelang mendukung rencana rehabilitasi Candi Mendut tahap 2 sebagai upaya pelestarian cagar budaya tingkat nasional dan warisan dunia," kata Farnia dalam keterangan tertulisnya.
"Rencana rehabilitasi Candi Mendut tahap 2 tersebut diharapkan akan mendukung pariwisata di Kabupaten Magelang sebagai tujuan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara. Karena dalam rencana Candi Mendut akan dipugar sesuai bentuk aslinya antara lain dengan melengkapi beberapa bagian yang selama ini belum ada misalnya atap candi," sambungnya.
Farnia menambahkan, Candi Mendut akan disiapkan sebagai tempat pertunjukan seni maupun pengadaan event-event kesenian pada malam hari.
"Dengan adanya penyelenggaraan event-event pada malam hari, Pemkab Magelang berharap hal ini akan menjadi daya tarik wisata baru. Sehingga jumlah wisatawan serta lama tinggal wisatawan akan meningkat dan meningkatkan perekonomian masyarakat serta para pelaku wisata," pungkasnya.
Simak Video "Video: Ribuan umat Buddha mengikuti kirab Waisak dari Candi Mendut ke Candi Borobudur"
(dil/afn)