SISKS Paku Buwono (PB) XIV Mangkubumi mengungkap Museum Keraton Solo akan ditutup total bagi wisatawan selama proses revitalisasi berlangsung. Revitalisasi diketahui bakal berjalan hingga akhir 2026.
PB XIV Mangkubumi menjelaskan, penutupan dilakukan supaya pihak pemerintah melalui Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) bisa fokus bekerja.
"Oh ditutup. Ditutup supaya lebih maksimal nanti pengerjaan dari pemerintah untuk revitalisasi jadi kita tutup total. Jadi tidak ada aktivitas, hanya aktivitas pengerjaan dari BPK. Nanti setelah selesai baru kita buka kembali," tegasnya saat ditemui di kawasan Keraton Solo, Selasa 921/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjabarkan, BPK akan melakukan pengecekan lokasi, serta memindahkan koleksi museum ke tempat yang lebih layak sebelum revitalisasi dimulai.
Ada 13 Titik yang Direvitalisasi
PB XIV Mangkubumi melanjutkan, ada sekitar 13 titik yang bakal direvitalisasi. Selain Museum Keraton Solo, bagian lain adalah Bangsal Pradonggo Kidul.
Ia mengungkap Bangsal Pradonggo sudah dikerjakan beberapa bulan lalu. Ia mengutarakan fokus revitalisasi adalah area museum keraton.
"Ini yang kita upayakan dulu karena sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi. Ya ini mengupayakan dulu yang atas supaya tidak menjadi beban. Ini mulai dikerjakan di awal-awal dulu. Nanti setelah itu kerja sama dengan BPK mulai melanjutkan untuk mengerjakannya secara maksimal," ujar dia.
Ia berkata, revitalisasi 13 titik itu akan dikerjakan mulai Kamis (23/7) besok. Dirinya tidak merinci 13 yang akan direvitalisasi Ia menyebut lokasi yang akan direvitalsisi termasuk museum, sejumlah bangunan ikonik seperti Pagelaran, Sitinggil, Kasentanan, Panti Pidono, kawasan Kraton Kilen, hingga Panggung Sangga Buwana akan diperbaiki secara serempak.
"Ada 13 titik. Tapi mungkin nanti fokusnya paling banyak ada di museum karena koleksi-koleksinya ini juga harus segera dikonservasi semua, didata semua, diinventaris semua. Harus melalui mekanisme yang benar karena memang menyimpan banyak koleksi-koleksi yang harus benar-benar terawat untuk ke depannya," jelasnya.
Mangkubumi menambahkan bahwa revitalisasi kawasan Keraton Solo dijadwalkan selesai pada akhir tahun ini. Meski begitu, revitalisasi bakal berlanjut tahun-tahun berikutnya untuk memperbaiki bagian yang belum disentuh.
"Insyaallah kalau bisa tahun ini selesai. Tahun depan mungkin yang lain lagi karena revitalisasi kan akan berlanjut terus," bebernya.
Siapkan Konsep Penataan Museum Keraton Solo
PB XIV Mangkubumi menyatakan, pihaknya menyiapkan konsep supaya bagian taman bisa mempunyai fungsi optimal untuk publik.
"Untuk desainnya tetap berbeda. Cuma nanti konsepnya seperti apa, nanti kita masih, ya itu masih setting-setting gitu sih. Masih setting-setting semuanya. Yang penting kita mau merangkai taman ini menjadi lebih baik yang bisa difungsikan nantinya," terangnya.
"Tidak hanya sebatas taman, syukur-syukur bisa dinikmati oleh banyak masyarakat, khususnya wisatawan untuk berswafoto. Tapi tidak hanya itu, nantinya akan dibikin untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya pertunjukan dan sebagainya, insya Allah," tuturnya.
Selain fokus pada penataan lanskap taman, Mangkubumi juga mengungkapkan adanya temuan beberapa artefak sejarah yang selama ini berada di area luar. Benda-benda bersejarah tersebut nantinya akan ditarik ke dalam untuk menjadi bagian dari koleksi museum.
"Saya cuma mau menunjukkan bahwasanya masih ada beberapa artefak yang tertinggal di luar, yang nantinya akan menjadi koleksi di dalam dan ini kan sedang dicari storyline-nya," jelasnya.
