Kunjungan ke Candi Borobudur hingga Owabong Menurun di Libur Lebaran 2026

Kunjungan ke Candi Borobudur hingga Owabong Menurun di Libur Lebaran 2026

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Rabu, 25 Mar 2026 16:30 WIB
Candi Borobudur.
Candi Borobudur. Foto: InJourney
Semarang -

Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jawa Tengah (Jateng), menyebut jumlah kunjungan wisata ke Candi Borobudur hingga Owabong menurun pada Lebaran tahun ini jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kepala Disbudparekraf Jateng, Hanung Triyono, mengungkap alasannya.

Hanung menerangkan, secara umum kunjungan wisata di daerah tujuan wisata (DTW) di Jateng meningkat pada 13-24 Maret 2026 atau selama libur Lebaran tahun ini dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Untuk 9 DTW di Jateng pada periode tersebut ada 599.634 kunjungan. Sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya, kunjungan wisatanya mencapai 547.220 kunjungan.

Adapun 9 DWT yang dimaksud adalah Candi Borobudur, Candi Prambanan, Kota Lama Semarang, Owabong Purbalingga, Pantai Menganti, Baturraden Banyumas, Masjid Agung Demak, Guci Tegal, dan Makam Sunan Kalijaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 9,58% dibanding periode yang sama tahun 2025 (547.220 kunjungan). Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya (H+2), Kunjungan wisatawan pada H+3 mengalami peningkatan yang sebesar 0,9%," papar Hanung melalui pesan singkatnya kepada detikJateng, Rabu (25/3/2026).

ADVERTISEMENT

Namun, Hanung menyebut, jumlah kunjungan di empat DTW yaitu Candi Borobudur, Guci Tegal, Baturraden dan Owabong menurun jika dibanding tahun sebelumnya.

"Adapun DTW yang mengalami fluktuasi negatif antara lain Candi Borobudur, Owabong, Baturraden dan Guci," kata Hanung.

Dari data yang diberikan Hanung, tercatat jumlah kunjungan wisata di Candi Borobudur pada tahun 2025 sejak H-7 hingga H+3 Lebaran mencapai 48.096 kunjungan. Sementara pada tahun ini mencapai 45.407 kunjungan atau menurun 2.689 kunjungan.

Jumlah kunjungan wisata di Owabong pada periode yang sama tahun 2025 mencapai 20.924 menurun menjadi 18.241 kunjungan pada tahun 2026.

Untuk kunjungan di Baturraden pada tahun ini mencapai 14.581 kunjungan. Adapun kunjungan pada tahun sebelumnya mencapai 24.687 kunjungan.

Kemudian, jumlah kunjungan di Guci mencapai 15.043 pada periode libur Lebaran 2026. Angka tersebut menurun jika dibanding dengan periode yang sama tahun 2025 dengan total 34.928 kunjungan.

"Penurunan terjadi akibat adanya pergeseran preferensi wisata: dari alam pegunungan (ke) urban dan ikon wisata. Dari aktivitas ringan (ke) experience dan visual tourism," beber Hanung.

"Selain itu, terdapat pengaruh klimatologi seperti perubahan cuaca dan adanya DTW yang masih dalam masa recovery pascabencana," lanjutnya.

Sementara itu dari data periode libur Lebaran 2026, Kota Lama Semarang memiliki jumlah kunjungan terbanyak dibanding delapan DTW lainnya. Berikut datanya:

  1. Kota Lama Semarang: 207.651 kunjungan.
  2. Masjid Agung Demak: 112.397 kunjungan.
  3. Candi Prambanan : 76.657 kunjungan.
  4. Makam Sunan Kalijaga: 59.753 kunjungan.
  5. Pantai Menganti Kebumen: 49.904 kunjungan.
  6. Candi Borobudur: 45.407 kunjungan.
  7. Owabong: 18.241 kunjungan.
  8. Guci: 15.043 kunjungan.
  9. Baturraden: 14.581 kunjungan.




(alg/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads