Dispar Jateng Target 21 Objek Wisata Terdampak Bencana Pulih Sebelum Lebaran

Dispar Jateng Target 21 Objek Wisata Terdampak Bencana Pulih Sebelum Lebaran

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Minggu, 08 Feb 2026 17:33 WIB
Dispar Jateng Target 21 Objek Wisata Terdampak Bencana Pulih Sebelum Lebaran
Pancuran Guci di Tegal salah satu objek wisata terdampak bencana. (Foto: Imam Suripto/detikJateng)
Semarang -

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudparekraf) Jawa Tengah (Jateng) mencatat sejumlah destinasi wisata di Jateng terdampak bencana beberapa waktu terakhir. Destinasi terdampak pun ditargetkan bisa pulih kembali sebelum Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

Kepala Disbudparekraf Jateng, Hanung Triyono mengatakan, objek wisata terdampak tersebar di Kabupaten Tegal, Banyumas, Purbalingga, Brebes, Magelang, Pati, Semarang, Wonosobo, Cilacap, Kudus, Pekalongan, serta Kota Magelan.

"Bencana yang terjadi antara lain pohon tumbang akibat angin kencang, tanah longsor, debit air sungai tinggi, hujan disertai angin ribut, dan banjir," kata Hanung saat dihubungi detikJateng, Minggu (8/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanung menjelaskan, sejumlah kejadian terjadi pada 1-25 Januari 2026. Seluruh kejadian tersebut pun berdampak pada aktivitas pariwisata, termasuk penurunan pengunjung.

"Dampak yang tercatat di antaranya kerusakan kios, atap bangunan, jalan aspal, serta sarana dan prasarana destinasi wisata yang terendam banjir," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Dampak terparah terjadi di Kabupaten Tegal, yakni di Kawasan Wisata Guci. Banjir yang terjadi 24 Januari lalu menyebabkan jembatan hanyut dan saluran pipa air hangat hanyut.

"Dampaknya DTW (destinasi wisata) tutup sementara, di Pancuran 13, Kolam Barokah, Pancuran 5, Kolam Guciku, Serwiti Paradise," urainya.

Lokawisata Baturaden di Kabupaten Banyumas juga terdampak banjir bandang pada hari yang sama, sehingga mengakibatkan kerusakan infrastruktur.

"Beberapa DTW tutup sementara, yaitu Telaga Sunyi, Curug Bayan, Curug Tirta Sela, Curug Cipendok Palawi, Curug Jenggala, Curug Pinang, Curug Telu, Curug Ceheng, Curug Juneng, Damar Payung River Tubing, Sukan River Tubing," paparnya.

Kemudian, Desa Wisata Serang juga terdampak banjir bandang dan angin ribut yang menyebabkan akses jalan pendakian Gunung Slamet via Gunung Malang terputus.

"Kemudian akses terputus juga di Gardu Pandang dukuh Gunung Maang, dan lokasi DTW Sekar Bintang tersapu banjir," jelasnya.

Di Kabupaten Brebes, Agrowisata Kaligua dan Curig Cantel terdampak banjir bandang dan longsor. Akibatnya, wisata Gua Jepang ditutup dan akses Jaln Sirampong-Brebes terputus.

Angin ribut dan longsor di Kabupaten Magelang membuat spot foto di Air Terjung Kedung Kayang ditutup sementara pada 24 Januari. Di hari yang sama, angin ribut membuat Tempat Ziarah Gunung Tidar juga harus menerapkan buka-tutup sesuai kondisi cuaca.

"Di Kabupaten Pati, longsor terjadi di Waduk Guungrowo membuat jalan hanya bisa dilakui roda dua. Tapi tidak memengaruhi kunjungan wisatawan, karena wisatawan tersentral di sekitar pintu air," jelasnya.

Penahan eceng gondok untuk Lomba Dayung PORPROV Jateng XVII tahun 2026 di Danau Rawa Pening di Kabupaten Semarang juga sempat terbawa arus, sehingga pembangunan langsung dilakukan untuk mengejar kegiatan Lomba Dayung.

"Di Kabupaten Wonosobo, ada pohon tumbang menimpa kios di Dieng Plateu Theater, tanah longsor di puncak Gunung Kembang, dan longsor di Jalan Lingkar Sumbing sehingga beberapa spot harus ditutup sebulan untuk renovasi dan penataan pedagang," terangnya.

Selain itu, angin kencang juga terjadi di Wana Wisata Payau dan Pantai Sodong di Kabupaten Cilacap. Akibatnya terjadi penurunan pengunjung dan Wana Wisata Payau harus ditutup sementara.

"Di Kabupaten Kudus, longsor berdampak ke akses jalan di Kawasan Makam Sunan Muria dan Air Tiga Rasa Rejenu Japan," kata Hanung.

"Banjir di Kabupaten Kudus membuat beberapa furniture di Wisata Kedung Gong terbawa arus dan akses jalan di Wisata Mbalong Sangkal Putung Kesambi terendam," lanjutnya.

Kemudian, debit air sungai yang tinggi menyebabkan penurunan pengunjung di Buper Lolong, Kabupaten Pekalongan. Sementara banjir dan angin ribut membuat wisata WOW Pacalan dan Ekowisata Mulyoasri di Kabupaten Pekalongan harus ditutup sementara.

"(Target pemulihannya) Sebelum Lebaran. Kita belum tahu, tapi paling tidak tetap tetap buka, cuma terbatas ya kalau yang rusak ya tetap ditutup, bahaya. Keselamatan tetap yang paling utama," kata Hanung.




(aku/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads