Objek Wisata Lawang Sewu menjadi magnet wisatawan yang berlibur ke Kota Semarang. Bangunan bekas kantor perkeretaapian itu masih jadi pilihan untuk wisata sejarah.
Pantauan detikJateng di Lawang Sewu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, tampak bangunan bersejarah peninggalan kolonial itu ramai siang ini.
Para pengunjung tampak asyik berfoto ria di Lawang Sewu. Beberapa tampak berkunjung bersama keluarga, beberapa lagi dengan teman, dan tak sedikit yang datang bersama pasangan.
Salah satu wisatawan asal Tegal, Aida (23), mengaku mengunjungi Lawang Sewu secara spontan saat liburan. Ia dan temannya semula berniat berwisata ke Jogja.
"Berangkat dari Tegal pagi-pagi naik kereta. Awalnya mau ke Jogja, tapi tiketnya habis, jadi ke Semarang aja, cari alternatif," kata Aida kepada detikJateng, di Lawang Sewu, Jumat (26/12/2025).
Meski sebelumnya pernah ke Semarang, Aida mengaku baru kali ini masuk dan mengeksplorasi Lawang Sewu. Ia menilai destinasi tersebut menawarkan pengalaman wisata sejarah yang seru.
"Seru sih, tempatnya bersejarah. Tadi juga nonton film sejarah, tiketnya Rp 30 ribu sudah sepaket sama tiket masuk Lawang Sewu. Terus spot fotonya juga banyak banget," ujarnya.
"Worth it (sepadan) lah untuk harga segitu. Apalagi emang kalau ke Semarang pasti nggak boleh dilewatkan untuk ke Lawang Sewu," sambungnya.
Aida mengaku sudah ke Kota Lama. Usai dari Lawang Sewu, ia akan menyantap makan siang di salah satu mal di Kota Semarang.
"Soalnya panas, sebenarnya ingin sih makan kulineran, tapi panas banget jadi pilih ke mal," ujarnya.
Wisatawan lainnya asal Kediri, Fahrul (35), datang bersama pasangannya ke Lawang Sewu hari ini. Ia mengaku tertarik untuk melihat bangunan bersejarah di jantung Kota Semarang itu.
"Penasaran aja sih, seumur-umur belum pernah ke Lawang Sewu. Jadi ingin nyobain, ingin ngitung pintunya ada 1.000 nggak," celetuknya.
Fahrul mengatakan, pengalaman pertamanya ke Lawang Sewu cukup menarik. Menurutnya, wahana di Lawang Sewu cukup banyak dan bisa jadi pilihan menarik wisatawan di Semarang.
"Lumayan ya Rp 30 ribu buat masuk itu termasuk murah. Cuma ya di dalam masih mbayar lagi kalau mau coba wahana lain," ujarnya.
"Tapi foto-foto, jalan-jalan, duduk di rerumputannya, itu juga udah cukup sih. Sudah kayak orang lagi liburan," sambungnya.
(apu/alg)