Penjelasan Polisi soal Izin Laga Persiku Vs PSIS di Bantul Tak Keluar

Penjelasan Polisi soal Izin Laga Persiku Vs PSIS di Bantul Tak Keluar

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Senin, 28 Sep 2026 18:08 WIB
Suasana di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul. Foto diunggah Jumat (25/7/2025).
Suasana di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul. Foto: Dok, detikJogja
Solo -

Laga Championship 2026/2027 antara PSIS Semarang melawan Persiku Kudus di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul batal digelar hari Minggu (27/9) kemarin. Pihak kepolisian menjelaskan soal pengajuan perizinan yang berujung batalnya pertandingan derby Jateng itu.

"Benar, Polres Bantul tidak mengeluarkan rekomendasi untuk pertandingan Persiku Kudus vs PSIS Semarang yang sedianya dilaksanakan Hari Minggu 27 September 2026 di Stadion Sultan Agung," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, dikutip dari detikJogja, Senin (28/9/2026).

Rita menjelaskan ada dua pertimbangan sehingga polisi tidak mengeluarkan izin. Pertama yaitu mepetnya pengajuan izin. Kemudian, karena belum ada izin penggunaan lokasi dari Dinas Kependidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk pertimbangannya karena waktu pengajuannya sangat mepet dengan waktu pelaksanaan yaitu H-1 efektif. Selain itu hasil koordinasi yang dilakukan belum ada izin penggunaan venue SSA dari Disdikpora Bantul," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Plt Kepala Disdikpora Bantul, Titik Sunarti mengatakan izin venue tidak diberikan setelah dilakukan koordinasi lintas sektoral. Selain itu perkiraan keadaaan juga menjadi hal yang diperhitungkan.

"Jadi kami tidak memberikan izin venue atas dasar koordinasi lintas sektoral dan kirka (perkiraan keadaan) dari pihak kepolisian," kata Titik saat dihubungi detikJogja, Senin (28/9).

Diberitakan sebelumnya, salah satu manajemen Persiku Kudus yang enggan disebutkan namanya, mengakui pengajuan izin memang mepet. Namun menurutnya hal yang harus dilaporkan dalam pengajuan izin sudah lengkap, termasuk pernyataan pertandingan tanpa penonton.

"Setahu yang dilaporkan saya sudah lengkap semua. Cuma memang waktunya agak mepet dan faktor adanya kedatangan suporter," ujar pihak Persiku, Minggu (27/9).

Pihaknya juga mengakui jika pembatalan ini juga merugikan Persiku Kudus.

"Sama seperti tim tamu mas. Agak rugi juga di kita, karena persiapan tim sudah siap main. H-1 juga sudah masih latihan. MCM dan PMPC juga sudah kita lakukan. Sekarang kita tunggu saja keputusan dari PT. I League," jelasnya.

Pihak PSIS juga mengaku pembatalan itu merugikan tim karena sudah berada di Jogja sejak H-2 pertandingan. Persiapan yang dilakukan juga sudah maksimal.

"Sangat rugi untuk tim PSIS yang sudah hadir di Jogja dari H-2. Target kita juga tidak main-main, tiga poin," kata General Manager PSIS Semarang, Wafa Amry dalam keterangan yang diterima detikJateng pada Minggu (27/9).



(alg/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads