Laga Tarkam di Purbalingga Ricuh, Wasit Dikeroyok hingga Masuk RS

Laga Tarkam di Purbalingga Ricuh, Wasit Dikeroyok hingga Masuk RS

Anang Firmansyah - detikJateng
Jumat, 31 Jul 2026 13:13 WIB
Kericuhan terjadi saat laga tarkam Danlanud Cup 2026 yang mempertemukan Andalas FC asal Banjarnegara melawan Gama Adipasir di Lapangan Garuda Manunggal Lanud Wirasaba, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Kamis (30/7/2026) sore.
Kericuhan terjadi saat laga tarkam Danlanud Cup 2026 Lapangan Garuda Manunggal Lanud Wirasaba, Bukateja, Purbalingga, Kamis (30/7/2026). Foto: dok. Warga
Purbalingga -

Pertandingan sepakbola antarkampung (tarkam) fase semifinal Danlanud Cup 2026 di Lapangan Garuda Manunggal Lanud Wirasaba, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Kamis (30/7), diwarnai kericuhan. Seorang wasit bahkan menjadi korban pengeroyokan hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Pertandingan yang mempertemukan Andalas FC asal Banjarnegara melawan Gama Adipasir awalnya berlangsung normal. Kick off dimulai sesuai prosedur dengan pengamanan dari personel TNI AU serta ambulans dan tenaga medis yang telah bersiaga di lokasi.

Ketua Askab PSSI Purbalingga, Uut Triyas Yanuar, mengatakan insiden bermula saat pertandingan memasuki menit ke-17 dengan skor masih imbang 0-0. Saat itu wasit Ridho Bekti Utomo memberikan keputusan atas pelanggaran yang terjadi di area pertahanan Gama FC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, keputusan tersebut sebenarnya dapat diterima oleh para pemain dari kedua tim. Namun, sejumlah ofisial Andalas FC tidak menerima keputusan wasit dan melayangkan protes keras ke meja pertandingan.

ADVERTISEMENT

"Kick off dimulai normal sesuai prosedur dan regulasi. Setelah permainan berjalan sekitar 17 menit dengan skor 0-0, terjadi pelanggaran di daerah Gama FC dan wasit memberikan keputusan yang sebenarnya sudah bisa diterima kedua tim," kata Uut saat dimintai konfirmasi wartawan via pesan singkat, Jumat (31/7/2026).

"Tetapi kemudian manajer dan ofisial Andalas mendatangi meja pertandingan dan melancarkan protes keras karena tidak menerima keputusan wasit," imbuhnya.

Di tengah protes tersebut, situasi di lapangan semakin memanas. Sejumlah suporter Andalas FC diduga masuk ke dalam lapangan dari berbagai penjuru dan mengejar wasit hingga terjadi pengeroyokan.

Salah satu asisten wasit, Rio Wahyu, juga terkena lemparan botol plastik di bagian kepala yang dilakukan oleh orang tak dikenal.

"Berbarengan dengan proses protes itu, ketika wasit akan melanjutkan pertandingan, tiba-tiba suporter Andalas masuk ke lapangan dari beberapa penjuru dan mengejar wasit hingga terjadi pengeroyokan," ujar Uut.

Akibat kejadian itu, Ridho Bekti Utomo mengalami luka dan langsung dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Emanuel Klampok untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara dua asisten wasit lainnya masih berada di lokasi pertandingan.

"Setelah pengeroyokan tersebut wasit dilarikan dengan ambulans ke RS rujukan terdekat RS Emanuel Klampok," katanya.

Pascainsiden tersebut, perangkat pertandingan sempat menolak melanjutkan laga karena alasan keamanan dan kondisi yang dinilai tidak kondusif. Namun, menurut Uut, pihak Andalas FC meminta pertandingan tetap dilanjutkan.

"Perangkat pertandingan sepakat tidak mau melanjutkan pertandingan dengan alasan keamanan dan kondisi yang kurang kondusif. Tetapi pihak Andalas FC memaksa panitia pelaksana untuk tetap melanjutkan pertandingan sampai selesai," ungkapnya.

Akhirnya, pertandingan kembali dilanjutkan dengan menggunakan wasit pengganti yang ditunjuk oleh panitia pelaksana dari unsur TNI AU. Sementara dua asisten wasit dari PSSI tetap bertugas dalam kondisi yang disebut terpaksa.

"Kericuhan ternyata kembali terjadi di tengah jalannya pertandingan. Protes keras kembali dilayangkan kepada wasit sehingga perangkat pertandingan terpaksa berlari menjauh dari lapangan untuk mengamankan diri," terang dia.

Meski sempat diwarnai kericuhan, pertandingan tetap diteruskan hingga beberapa detik setelah Andalas FC berhasil mencetak gol. Laga pun dinyatakan selesai dengan skor akhir 1-0 untuk kemenangan Andalas FC.

"Selanjutnya kegiatan di lapangan masih dilanjutkan lagi oleh panpel, sampai akhirnya pertandingan selesai beberapa detik setelah tercetak gol dari Andalas. Sehingga pertandingan tersebut akhirnya dinyatakan selesai dengan hasil akhir 0-1 untuk Andalas," pungkas Uut.



(apu/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads