Misi Berbeda Persis Solo Vs Dewa United

Misi Berbeda Persis Solo Vs Dewa United

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 16 Mei 2026 07:00 WIB
LONDON, ENGLAND - JUNE 02:  A detailed view of the Hawk-Eye camera-based system ahead the international friendly match between England and Belgium at Wembley Stadium on June 2, 2012 in London, England. Goal line technology will be tested in todays game, but not enforced.  (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)
Ilustrasi sepakbola. Foto: Shaun Botterill/Getty Images
Solo -

Persis Solo akan bertanding melawan Dewa United malam nanti. Kedua tim memiliki misi masing-masing yang harus dicapai.

Laga pekan ke-33 Super League 2025/2026, akan digelar di Stadion Manahan, Kota Solo, Sabtu (16/5/2026) pukul 19.00 WIB.

Laskar Sambernyawa harus menang dalam dua laga terakhir melawan Dewa United dan Persita jika tidak ingin berada di zona degradasi. Persis Solo kini berada di urutan ke-16 klasemen dengan poin 28.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun nasib Laskar Sambernyawa juga ditentukan oleh hasil dari Madura United. Laskar Sape Kerrab cukup meraih satu saja kemenangan, saat menghadapi PSIM Yogyakarta atau PSM Makassar, untuk memastikan tiket aman di Liga 1 pekan depan.

"Kami hanya fokus pada pertandingan kami sendiri. Kami tidak bisa memikirkan apa yang terjadi di pertandingan lain. Kami harap semua tim bermain jujur dan profesional seperti Persebaya kemarin. Kami fokus ke Dewa United karena mereka tim yang sangat bagus. Kami harus melampaui batas dan memberikan yang terbaik," kata Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija saat konferensi pers di Stadion Manahan, Kota Solo, Jumat (15/5/2026).

ADVERTISEMENT

Lawan Dewa United yang bertabur bintang juga bukan perkara gampang. Milo mengakui Dewa merupakan tim bagus, namun hal itu justru menjadikannya motivasi.

"Besok (hari ini) bermain melawan Dewa United, tim yang sangat bagus. Dari aspek psikologis, kita harus sabar, konsentrasi, dan pintar. Karena Dewa United bagi saya, seperti Persib dan Borneo, tim terbaik di Indonesia saat ini. Itu menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk bermain melawan mereka," terangnya.

Tantangan juga dihadapi Persis karena ada 4 pemain absen. Milo menganggap hal itu menjadi kesempatan pemain lainnya tampil.

"Ada beberapa pemain absen karena cedera, seperti Roman, Bagaskara, dan Jauhari. Arkhan Kaka ke Timnas. Ini kesempatan bagi pemain lain untuk membuktikan diri," jelasnya.

Dengan skuad yang ada, Persis tetap percaya diri menghadapi skuad bertabur bintang Dewa United. Milo berharap, timnya kembali produktif dengan bisa mencetak gol.

"Mencetak gol adalah hal tersulit dalam sepak bola, bagi saya itu adalah seni. Kita melatihnya setiap hari. Saat lawan Bali United, kita mencetak gol-gol indah. Itu tergantung keputusan pemain dan kepercayaan diri. Pemain harus percaya pada diri sendiri, mengambil tanggung jawab dan mencetak gol. Tidak ada yang lebih indah di dunia ini selain mencetak gol," pungkasnya.

Ambisi Dewa United

Dewa United menarget berada di 4 besar klasemen yang artinya harus menang melawan Persis Solo. Jika kemenangan diraih Dewa United, maka Lasakr Sambernyawa bakal tergelincir ke Liga 2.

"Jadi Persis tidak ingin terdegradasi, sementara kami ingin berada di 4 besar. Banyak hal yang dipertaruhkan dalam laga besok (hari ini)," kata Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink.

"Saya pikir laga besok (hari ini) akan mempertemukan dua tim dengan misi yang berbeda. Persis Solo ingin keluar dari zona degradasi, mereka membutuhkan kemenangan, dan mereka bergantung juga pada hasil dari Madura. Sayangnya laga tidak dilakukan di waktu yang sama," imbuhnya.

Dari statistik, Dewa United begitu sangat perkasa. Mereka datang ke Stadion Manahan dengan materi pemain dan kedalaman skuad yang lebih bagus. Ditambah, mereka belum terkalahkan dalam 8 laga terakhirnya.

Sedangkan Persis tengah dalam tren buruk. Usai menang atas Bhayangkara FC, Persis kalah telak atas Persija dan Malut United. Serta di laga terakhirnya, Persis ditahan imbang Persebaya.

Selain itu, Dari catatan pertemuan, Persis Solo juga tidak pernah menang menghadapi Dewa United sejak masih sama-sama berlaga di Liga 2 tahun 2019 lalu.

"Bukan keuntungan (catatan tidak pernah kalah dari Persis). Besok adalah laga yang berbeda. Persis berbeda dengan awal musim, maupun musim lalu. Kalau lawan lnya sama itu keuntungan, tapi 60 persen pemain Persis berbeda," terangnya.




(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads