Skenario Sulit Persis Solo Diakhir Musim

Skenario Sulit Persis Solo Diakhir Musim

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Jumat, 15 Mei 2026 21:11 WIB
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija. Foto: Dimas Linang Jati/detikJatim
Solo -

Skenario sulit tengah dihadapi Persis Solo jelang akhir musim ini. Laskar Sambernyawa yang berada di zona degradasi, masih memiliki harapan untuk bertahan di Liga 1 musim depan, namun peluangnya cukup kecil.

Persis Solo yang berada di urutan ke-16 dengan 28 poin. Secara matematik, Persis Solo masih berpeluang menggeser Madura United yang berada di peringkat ke-15, dengan 32 poin. Sebab, masing-masing tim masih menyisakan dua laga sisa.

Persis Solo harus bisa menyapu bersih kemenangan pada dua laga sisa menghadapi Dewa United, dan Persita. Pada dua laga itu, Laskar Sambernyawa jangan sampai tergelincir, jika tidak mau menutup sendiri peluang mengejar Madura United.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun nasib Laskar Sambernyawa juga ditentukan oleh hasil dari Madura United. Laskar Sape Kerrab cukup meraih satu saja kemenangan, saat menghadapi PSIM Yogyakarta atau PSM Makassar, untuk memastikan tiket aman di Liga 1 pekan depan.

ADVERTISEMENT

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, ingin fokus menghadapi dua laga sisa musim ini. Sebab, mereka akan menghadapi lawan tangguh Dewa United besok. Ia tak ingin terpecah fokusnya menanti hasil dari Madura United.

"Kami hanya fokus pada pertandingan kami sendiri. Kami tidak bisa memikirkan apa yang terjadi di pertandingan lain. Kami harap semua tim bermain jujur dan profesional seperti Persebaya kemarin. Kami fokus ke Dewa United karena mereka tim yang sangat bagus. Kami harus melampaui batas dan memberikan yang terbaik," kata Milo saat konferensi pers di Stadion Manahan, Kota Solo, Jumat (15/5/2026).

Laga Sulit Lawan Dewa United

Ujian berat kembali akan dihadapi pasukan Milomir Seslija. Saat tim sangat membutuhkan kemenangan, Persis Solo akan berhadapan dengan Dewa United.

Laga Persis Solo melawan Dewa United pada pekan ke-33 Super League 2025/2026, akan digelar di Stadion Manahan, Kota Solo, Sabtu (16/5/2026) pukul 19.00 WIB.

"Besok bermain melawan Dewa United, tim yang sangat bagus. Dari aspek psikologis, kita harus sabar, konsentrasi, dan pintar. Karena Dewa United bagi saya, seperti Persib dan Borneo, tim terbaik di Indonesia saat ini. Itu menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk bermain melawan mereka," terangnya.

Dari statistik, Dewa United begitu sangat perkasa. Mereka datang ke Stadion Manahan dengan materi pemain dan kedalaman skuad yang lebih bagus. Ditambah, mereka belum terkalahkan dalam 8 laga terakhirnya.

Sedangkan Persis tengah dalam tren buruk. Usai menang atas Bhayangkara FC, Persis kalah telak atas Persija dan Malut United. Serta di laga terakhirnya, Persis ditahan imbang Persebaya.

Selain itu, Dari catatan pertemuan, Persis Solo juga tidak pernah menang menghadapi Dewa United sejak masih sama-sama berlaga di Liga 2 tahun 2019 lalu.

"Ya, skenarionya sama seperti saat melawan Bhayangkara yang datang dengan catatan 6 laga tak terkalahkan, begitu juga Persebaya, dan sekarang Dewa United. Seperti yang saya katakan, mereka tim bagus secara keseluruhan. Bagi saya mereka seharusnya ada di posisi satu atau dua," ucap Milo.

"Tapi setiap tim punya kelemahan dan kelebihan. Kita sudah melihat laga terakhir, kita memberikan segalanya tapi hasil tidak sesuai ekspektasi. Tapi tidak peduli di mana pun kita berada atau ke mana pun kita pergi, Kota Solo dan Persis Solo akan tetap menjadi rumah kita," imbuhnya.

Sejumlah Pemain Absen

Dalam laga sulit menghadapi Dewa United, Persis Solo harus kehilangan sejumlah pemainnya. Ada 4 pemain Persis yang diragukan tampil dalam laga besok.

"Ada beberapa pemain absen karena cedera, seperti Roman, Bagaskara, dan Jauhari. Arkhan Kaka ke Timnas. Ini kesempatan bagi pemain lain untuk membuktikan diri," jelasnya.

Dengan skuad yang ada, Persis tetap percaya diri menghadapi skuad bertabur bintang Dewa United. Milo berharap, timnya kembali produktif dengan bisa mencetak gol.

"Mencetak gol adalah hal tersulit dalam sepak bola, bagi saya itu adalah seni. Kita melatihnya setiap hari. Saat lawan Bali United, kita mencetak gol-gol indah. Itu tergantung keputusan pemain dan kepercayaan diri. Pemain harus percaya pada diri sendiri, mengambil tanggung jawab dan mencetak gol. Tidak ada yang lebih indah di dunia ini selain mencetak gol," pungkasnya.




(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads