Nasib Persis Solo Bergantung Pada Persijap dan Madura United

Nasib Persis Solo Bergantung Pada Persijap dan Madura United

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Sabtu, 09 Mei 2026 22:58 WIB
Pelatih Persis Solo Milomir Seslija, saat konferensi pers di Stadion Manahan, Kota Solo, Sabtu (9/5/2026).
Pelatih Persis Solo Milomir Seslija, saat konferensi pers di Stadion Manahan, Kota Solo, Sabtu (9/5/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Solo -

Nasib Persis Solo untuk bertahan di Liga 1 bergantung pada hasil pertandingan tim lain seperti Persijap dan Madura United. Persis gagal meraih poin penuh usai bermain imbang tanpa gol melawan Persebaya.

Laskar Sambernyawa masih memiliki dua laga sisa melawan Dewa United dan Persita. Saat ini, Persis berada diurutan ke-16 dengan 28 poin. Terpaut 3 poin dari Persijap, dan 4 poin dari Madura United yang belum bermain pekan ini.

Pelatih Persis Solo Milomir Seslija, mengakui posisi yang sulit tersebut. Namun beberapa tim belum dalam posisi yang aman, dan masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya betul kita bergantung pada hasil tim lain, namun tim pesaing kami akan menghadapi laga melawan tim yang kuat. Saya berharap mereka menjalani laga yang fair, seperti kami menghadapi Persebaya yang menurunkan pemain terbaiknya," kata Milo saat konferensi pers di Stadion Manahan, Kota Solo, Sabtu (9/5/2026).

"Kita masih punya peluang. Saya rasa PSM Makassar dan Madura United juga sama-sama belum cukup aman. Belum ada di zona aman untuk saat ini," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Persis sebenarnya berpeluang meraih tiga poin saat menghadapi Persebaya. Bermain bertahan pada babak pertama, Persis bangkit dan mendominasi serangan pada babak kedua.

Sejumlah peluang yang diciptakan pada babak kedua gagal dikonversi menjadi gol. Bajul Ijo yang mendapatkan sejumlah peluang, juga gagal mencetak gol.

"Kami mengawali laga tidak seperti yang kami inginkan. Babak kedua kami bermain lebih mendominasi, namun kita kesulitan mencetak gol. Pemain terlalu memaksakan dalam mencetak gol, sehingga melakukan kesalahan. Seharusnya pemain lebih bersabar dalam mencetak gol," ucapnya.

Sejumlah pergantian dilakukan pada babak kedua, untuk menambah daya gedor Laskar Sambernyawa. Salah satu pergantian yang cukup mendapatkan sorotan adalah Bruno Gomes digantikan pemain muda, Arkhan Kaka.

Milo mengatakan, hal itu dilakukan karena dia tidak memiliki banyak opsi penyerang. Sebab, Septian Bagaskara mengalami cedera saat latihan terakhir tim. Sehingga dia berharap Kaka mempu memberikan perubahan dalam pertandingan.

"Kaka adalah game changer, dan saya harap bisa membawa perubahan yang signifikan dalam pertandingan. Kaka adalah pemain yang bagus, dan punya potensi. Dia harus lebih percaya diri lagi," ujarnya.

Sementara itu, pelatih Persebaya Bernardo Tavares, mengatakan Persis bermain cukup bagus malam ini, hingga mematahkan tren kemenangan timnya.

"Saya mengapresiasi kerja keras pemain saya. Meski kami ingin meraih 3 poin, namun kami hanya mendapatkan 1 poin," kata Bernardo.

Terkait posisi Persis Solo yang masih berada di zona merah, ia hanya mendoakan yang terbaik untuk Persis Solo. Sebab, laga penentu untuk menentukan juara musim ini, dan tiga tim terdegradasi.

"Semoga mereka (Persis Solo) beruntung dalam laga berikutnya. Kita tahu momen saat ini penuh dengan drama, hanya ada satu juara, dan tiga tim akan terdegradasi," pungkasnya.




(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads