Kiper Persis Solo Muhammad Riyandi, harus dilarikan ke rumah sakit usai mengalami cedera di tengah laga melawan Bali United pada menit ke-81. Memotong bola udara, Riyandi bertabrakan dengan Van Djin, sehingga salah posisi jatuh.
Riyandi langsung mendapatkan perawatan medis oleh dokter tim. Kemudian sebuah ambulans masuk ke lapangan untuk membawa Riyandi ke rumah sakit. Riyandi akhirnya digantikan oleh Vulkasin Vranes pada menit ke-86.
Pelatih Persis Solo Milomir Seslija (Milo) mengatakan, Riyandi dilarikan ke Rumah Sakit (RS) JIH Solo. Kondisinya semakin membaik setelah mendapatkan perawatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah dipastikan oleh dokter kondisi Riyandi bagus, dia dalam kondisi sadar. Tadi yang menjadi perhatian dia sempat pingsan di lapangan, tapi kini kondisinya sudah membaik, tapi dia sempat mengeluhkan masih merasa pusing," kata Milo, saat konferensi pers di Stadion Manahan Solo, Kamis (12/3/2026).
Milo mengatakan, Riyandi sudah menjalani rontgen di JIH. Pihak klub saat ini masih menunggu hasil dari pemeriksaan tersebut.
"Barusan dia sudah dirontgen di JIH, mungkin akan ada laporan beberapa waktu ke depan. Yang terpenting kondisinya sadar, dan dalam pemulihan. Mungkin baru bisa dipastikan 1 hari ke depan untuk laporan lengkapnya," ucapnya.
Dihubungi terpisah, Dokter Tim Persis Solo dr. Iwan Wahyu Utomo mengatakan, Riyandi harus diopname selama satu hari karena sempat pingsan di lapangan. Namun secara keseluruhan, kondisi kiper 26 tahun itu sudah membaik.
"Kondisi Riyandi di JIH sudah aman, sudah bisa ngomong, sudah sadar. Intinya saat ini dia lagi menunggu hasil rontgen leher, karena dia cedera leher saat jatuh. Takutnya ada patah atau dislokasi di leher. Ini lagi nunggu hasil rontgen, mungkin harus opname 1x24 jam karena dia pingsan di lapangan," ucap Iwan.
(apl/apl)
