Owner Persis Solo, Kaesang Pangarep, merespons tuntutan suporter Persis Solo. Kaesang pun meminta manajemen untuk memperbaiki diri agar Persis Solo bangkit musim ini.
"Insyaallah kami akan meminta manajemen untuk bisa memperbaiki diri. Dari teman-teman suporter juga ada tuntutan, insyaallah kita akan laksanakan seluruh tuntutan dari teman-teman itu," kata Kaesang seusai bertemu perwakilan suporter di Tomuan Coffee, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jumat (9/1/2026).
Dalam pertemuan itu, elemen suporter Ultras 1923 meminta Kaesang menandatangani surat tuntutan dari suporter. Ada lima poin tuntutan suporter dalam surat itu, yaitu:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Mendesak OWNER untuk turun langsung mendampingi tim selama sisa liga berlangsung demi mendekatkan dan menjalin komunikasi yang mendalam kepada seluruh komponen di dalam tim.
- Mendesak OWNER sebagai pemangku kebijakan tim untuk melakukan perubahan yang tepat dan matang di dalam komposisi tim demi menatap putaran kedua dengan hasil yang maksimal.
- Mendesak OWNER sebagai petinggi di dalam tim untuk melakukan pergantian beberapa posisi di dalam tubuh PT. Persis Solo Saestu yang dirasa tidak bekerja secara maksimal untuk memberikan hasil kinerja kepada PT PSS dan/ tim Persis Solo.
- Mendesak OWNER untuk meninjau kinerja manajemen tim dalam menyelesaikan pekerjaannya sebagaimana mestinya.
- Liga 1 harga mati !
"Sebenarnya tuntutannya gak ribet, semuanya mudah. Teman-teman suporter tetap sportif sama kami di manajemen," ujar Kaesang.
Usai pertemuan itu, Kaesang memberikan optimisme kepada suporter jika Persis Solo masih akan bertahan di Super League musim depan.
"Dilihat dari suporternya sudah optimis terus, kok kita dari manajemen tidak optimis. Harus bisa (bertahan di Super League)," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah perwakilan elemen suporter menemui owner Persis Solo, Kaesang Pangarep, hari ini. Pertemuan dilakukan secara tertutup sekira 1 jam membahas perkembangan tim saat ini.
Salah seorang suporter, Beto, mengatakan ada beberapa poin yang disampaikan kepada Kaesang. Di antaranya meminta evaluasi menyeluruh di jajaran tim hingga manajemen.
"Kita menuntut adanya perbaikan, tidak hanya di dalam tim tapi juga keseluruhan. Karena dari mata suporter yang bermasalah tidak hanya tentang tim, tapi keseluruhan sampai ke dalam PT," kata Beto saat ditemui awak media seusai pertemuan di Tomuan Coffee, Manahan, Solo, Jumat (9/1/2026).
