PSIS Agresif di Bursa Transfer

PSIS Agresif di Bursa Transfer

Prihatnomo - detikJateng
Rabu, 07 Jan 2026 22:40 WIB
PSIS Agresif di Bursa Transfer
Aldaor Simanca dan Beto Goncalves jadi rekrutan anyar PSIS pada bursa transfer tengah musim. (Foto: Dok. PSIS official)
Semarang -

PSIS Semarang jadi salah satu tim Championship 2025/2026 yang agresif mendatangkan pemain baru pada bursa transfer di 10 Januari 2026 nanti. Setidaknya tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu sudah merekrut 12 pemain anyar baik lokal, asing, serta naturalisasi.

Deretan nama baru pun cukup mencuri perhatian. Di sektor lokal, ada nama Tegar Infantrie, Wawan Febrianto, Fahmi Al Ayyubie hingga Mario Londok.

Kedatangan trio naturalisasi Otavio Dutra, Beto Goncalves, dan Esteban Vizcarra ditambah amunisi asing seperti Aldair Simanca, Rafinha, dan Denilson membuat PSIS kini tak bisa dipandang sebelah mata lagi ke depannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

COO PSIS, Fariz Julinar Maulisar, menyebut langkah ini sebagai upaya membangun skuad yang lebih dalam dan kompetitif. Dengan masih tersisa 14 pertandingan, PSIS ingin memastikan tim memiliki stok pemain yang siap tempur kapan saja.

"Karena kita memang ingin memperkuat kedalaman tim. Masih ada 14 match lagi yang wajib untuk kami menangkan," kata Fariz di Semarang, Rabu (7/1/2026).

ADVERTISEMENT

Pihaknya melanjutkan manajemen PSIS masih belum berhenti mendatangkan pemain baru di bursa transfer nanti.

"Masih ada pemain baru lagi. Kita cari pemain yang matang. Karena kita butuh pemain yang siap main," terangnya.

Terkait banyaknya eks pemain Persela yang merapat ke Semarang, Fariz menegaskan semua terjadi lewat proses diskusi profesional, bukan mengikuti dirinya dari Persela kemudian merapat ke PSIS.

"Soal eksodus pemain Persela ke PSIS bukan berarti mereka mengikuti saya sebenarnya. Jadi ketika saya pamit dari Persela, kita diskusi dengan manajemen Persela, kita berdiskusi yang baiknya seperti apa, mungkin pelatih yang baru tidak memakai jasa-jasa mungkin pemain yang akhirnya ikut ke Semarang," ungkapnya.

Fariz juga menegaskan pihaknya memfasilitasi pada para pemain tersebut. Kemudian menurutnya terjalin mutual agreement.

"Jadi saya memfasilitasi, ini mau dipakai tidak, seperti itu, kalau tidak kan saya support ya, artinya bagaimana kalau tidak dipakai di sana kan kasian juga, yang pertama beban buat tim, yang kedua kasian pemain tidak bermain, seperti itu. Akhirnya dilakukanlah apa namanya, mereka mutual agreement untuk mengakhiri kerjasama dan kontrak baru di PSIS Semarang," paparnya.

"Jadi bukan peminjaman ya, ada mutual agreement yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak dan akhirnya mereka statusnya free semua, jadi tidak ada pinjaman, statusnya free semua kemudian bergabung ke PSIS," jelasnya.

Pihaknya berharap seluruh pemain baru dapat segera terdaftar agar bisa tampil saat bertandang ke markas PSS Sleman, akhir pekan ini.

"Transfer window FIFA kan di tanggal 10 Januari itu di jam 00.00 dan di jam 00.00 itu langsung kita upload semua, kita proses semua, mudah-mudahan semua lancar tidak terkendala, bisa main semua, baik pemain asing ataupun pemain baru yang lokal," pungkasnya.




(alg/alg)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads