Keputusan Manchester United (MU) mendepak Ruben Amorim memberikan keberuntungan bagi Darren Fletcher. Ia pun naik sebagai manajer interim.
Dilansir detikSepakbola Selasa (6/1/2026), diketahui Amorim dipecat pada Senin (5/1) waktu setempat. Fletcher yang naik sebagai karteker sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala di tim MU U-18.
Setan Merah, julukan MU, diperkirakan akan mempertahankan Fletcher setidaknya sampai akhir musim. Jajaran manajemen pun berniat untuk menunjuk manajer baru pada musim panas mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski hanya berstatus karteker alias sementara, jelas ini adalah impian Fletcher yang berhasil terwujud. Pada 2019, dia pernah mengungkapkan ambisi utamanya di dunia kepelatihan adalah menukangi skuad utama Setan Merah.
"Tidak berbeda dari saat menjadi pemain, ketika saya ingin jadi pesepakbola saya ingin bermain buat klub terbesar dan terbaik di dunia. Itulah yang saya incar dan saya beruntung bisa melakukannya di Manchester United," ujarnya dilansir dari BBC.
"Lalu ketika saya melangkah ke tangga manajemen, target saya adalah menjadi manajer Manchester United, sebab itulah puncaknya bagi saya. Tidak ada yang lebih baik, tidak ada yang lebih besar," lanjut pria yang pernah berkostum MU pada 2002-2015 itu.
Manajer yang semasa aktif bermain berposisi sebagai gelandang tengah tersebut akan memulai debutnya di markas Burnley, Kamis (8/1) dini hari WIB. Suporter MU mulai berharap gaya permainan cepat dan transisional di bawah kendali Fletcher.
"Serangan-serangan yang cepat, ciri khas United," kata Fletcher usai membawa MU U-18 menang 4-0 atas Brighton & Hove Albion pada Agustus silam.
"Saya sudah tunjukkan cuplikan-cuplikan lama gol-gol serangan balik Rooney, Ronaldo, Ji-Sung Park. Giggs dan Kanchelskis. Saya coba menunjukkan sedikit DNA Man United itu dan hari ini berakhir fantastis," pungkasnya.
