Seekor ular kobra Jawa atau naja sputatrix dievakuasi relawan di Dusun Kaden, Desa Baran, Kecamatan Cawas, Klaten. Ular masuk ke dapur hajatan warga sehingga membuat gempar.
"Kronologisnya jam 19:15 WIB laporan masuk dari pelapor Dusun Kaden, Desa Baran. Kebetulan hari ini pemilik rumah punya hajat mantu," jelas relawan Exalos Indonesia regional Klaten Mardiyono Jangkung kepada detikJateng, Sabtu (6/12/2025) malam.
Saat kejadian, tutur Mardiyono, ular masuk ke bagian dapur rumah. Padahal di dapur rumah digunakan ibu-ibu untuk rewangan membantu hajatan pemilik rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebetulan banyak ibu-ibu yang rewang karena besok pagi mau ada pernikahan. Sebagian ibu- ibu melihat ular hitam ada di bawah meja kompor dapur," terang Mardiyono.
Melihat ular tersebut, sambung Mardiyono, para ibu-ibu berteriak ketakutan. Pemilik rumah kemudian menghubungi dirinya.
"Lalu teriak bahwa ada ular gedhe. Pemilik rumah menelpon saya dan saya langsung meluncur tanpa alat karena saya khawatir banyak masak," papar Mardiyono yang juga relawan RCTD.
Menurut Mardiyono, saat dirinya tiba di lokasi ular tidak terlihat. Setelah dicari ternyata ular berbisa tinggi itu di bawah meja kompor.
"Setelah saya cek di bawah meja kompor terlihat ular tersebut. Sedikit lama evakuasi karena harus menyingkirkan kardus dan tabung gas," sambung Mardiyono.
"Alhamdulillah terkondisi ternyata ular kobra indukan dengan panjang 1,2 meter," imbuh Mardiyono.
Mardiyono menambahkan sudah mengimbau ibu-ibu yang ada di lokasi untuk waspada dan tenang. Jika ada lagi diminta segera melapor.
"Tetap waspada dan tenang, jika melihat anakan ular segera lapor. Kasihan tamu sedang banyu mili (mengalir), saya juga baru pulang jadi among tamu," imbuhnya.
(afn/afn)
