Peter de Roo Kesal Persis Dikalahkan Bhayangkara FC: Ini Permainan Terburuk!

Peter de Roo Kesal Persis Dikalahkan Bhayangkara FC: Ini Permainan Terburuk!

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Jumat, 29 Agu 2025 19:26 WIB
Pelatih Persis Solo Peter de Roo, dan kiper Persis Solo Muhammad Riyandi, saat konferensi pers di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Madura, Jumat (8/8/2025).
Pelatih Persis Solo Peter de Roo (Foto: Dok Persis Solo)
Solo -

Persis Solo harus menelan pil pahit usai ditumbangkan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 0-2. Gol tuan rumah dicetak oleh Ilija Spasojević (24'), dan Fareed Sadat (53').

Hasil ini menjadi kemenangan pertama Bhayangkara Presisi Lampung FC musim ini. Bagi Persis Solo, ini merupakan kekalahan keduanya.

Pelatih Persis Solo, Peter de Roo, sangat tidak puas dengan permainan anak asuhnya. Dia menilai, Persis bermain sangat buruk sore tadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini salah satu permainan yang paling buruk dari yang pernah saya lihat. Kita kesulitan untuk mencari pemain yang ada di lini tengah," kata Peter dalam siaran pers yang diterima detikJateng, Jumat (29/8/2025).

Peter menilai, pemainnya banyak melakukan kesalahan umpan, lambat dalam mengalirkan bola, melakukan gerakan yang tidak perlu, dan mudah kehilangan bola. Hal ini membuat Bhayangkara mendominasi permainan.

ADVERTISEMENT

"Ada banyak hal yang harus kita perbaiki seperti umpan-umpan yang ceroboh, dan cukup lambat dalam mengalirkan bola. Ini tidak seperti yang saya harapkan. Pada babak kedua permainan sedikit lebih baik, tapi Bhayangkara juga bermain baik. Sangat berbahaya saat kita kehilangan bola, dan banyak gerakan tidak perlu dari pemain, transisi juga gagal. Ini jadi ini evaluasi ke depan," jelasnya.

Dengan permainan buruk itu, Laskar Sambernyawa bahkan kesulitan untuk menciptakan peluang. Peter mencoba melakukan pergantian pemain dengan harapan permainan akan jauh lebih baik, namun hasilnya sama saja.

Saat disinggung apakah absennya Fuad Sule cukup mempengaruhi hasil ini, Pelatih asal Belanda itu menuturkan, hal itu bukan satu-satunya alasan.

Selain Fuad Sule, Persis juga kehilangan Adriano Castanheira, yang mengalami cedera.

"Kehilangan seorang pemain pasti berdampak, tapi itu bukan satu-satunya alasan. Ada beberapa opsi pergantian yang tadi bisa merubah permainan, tapi tadi tidak cukup. Kami hari ini kalah bukan karena Fuad Sule, kami bermain tidak cukup bagus," terangnya.

Bek Persis Solo, Xandro Schenk, menyesalkan permainan buruk skuadnya. Sehingga kekalahan ini pantas didapatkan Persis Solo.

"Kita tidak punya banyak kesempatan, penampilan kami tidak bagus. Hasil ini layak kita dapatkan karena kita bermain tidak bagus, dan kita tidak dapat poin," ucap Xandro.




(aku/apu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads