Kalah 1-0 dari PSIM Jogja, Pelatih Persela Lamongan Sebut Pemain Tak Pede

Liga 2 2022/2023

Kalah 1-0 dari PSIM Jogja, Pelatih Persela Lamongan Sebut Pemain Tak Pede

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Selasa, 27 Sep 2022 19:21 WIB
Pelatih Persela Lamongan, Fakhri Husaini (mengenakan masker) saat memberikan keterangan di SSA Bantul, Selasa 927/9/2022).
Pelatih Persela Lamongan, Fakhri Husaini (mengenakan masker) saat memberikan keterangan di SSA Bantul, Selasa (27/9/2022). Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng
Bantul -

PSIM Jogja menang 1-0 atas Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 2 2022/2023 di Stadion Sultan Agung (SSA), Kabupaten Bantul, Selasa (27/9). Berikut pernyataan pelatih Persela Lamongan, Fakhri Husaini usai pertandingan.

"Melihat apa yang kami lakukan di babak pertama, seharusnya kami tidak harus kalah," kata Fakhri Husaini kepada wartawan di SSA, Bantul, Selasa (27/9/2022).

Fakhri mengatakan, selama babak pertama timnya mendapat banyak peluang. Sedangkan pada babak kedua, Fakhri mengakui para pemainnya tidak mendapatkan peluang.


"Di babak kedua kami nyaris tidak punya peluang. Saya tidak mengerti kok bisa sampai begitu, kenapa pemain jadi tidak percaya diri," ucapnya.

Bahkan, Fakhri menyebut pemain tengahnya tampil tidak sesuai ekspektasi. Selama laga, terutama di babak kedua, pemain tengah banyak kehilangan bola.

"Pemain tengah banyak kehilangan bola, dan seharusnya tidak boleh terjadi. Tapi ini namanya sepak bola dan kami harus kehilangan poin di sini," ujarnya.

Salah satu pemain Persela Lamongan Ahmad Rusadi tidak menyangka akan menelan pil pahit di SSA.

"Saya tidak menyangka hasilnya bisa seperti ini. Semoga ke depannya lebih baik lagi dan khususnya dalam komunikasi antar pemain dan dalam hal bekerja sama," katanya.

Menang 1-0 PSIM Lakukan Evaluasi

Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto bersyukur dengan hasil pertandingan hari ini.

"Alhamdulillah dengan hasil pertandingan hari ini, ini semua karena kerja keras pemain dan mereka tampil luar biasa. Sehingga akhirnya bisa memenangkan pertandingan yang cukup ketat ini," ujarnya.

Erwan mengaku segera melakukan evaluasi terhadap anak asuhnya.

"Evaluasi tentu ada. Evaluasi semua, antisipasi transisi attack (menyerang) ke defense (bertahan). Selama pertandingan tadi kita unggul penguasaan bola, kita tidak terlalu tertekan," ucapnya.

"Masih banyak yang perlu dibenahi ya. Seperti di lini belakang kadang masih miskomunikasi dan tadi itu transisi dari attack ke defense," lanjut Erwan.

Salah satu pemain PSIM Jogja Ghulam Fatkur menyebut kemenangan hari ini menjadi pelecut semangat untuk pertandingan selanjutnya.

"Semoga kita bisa terus jaga tren positif ini, khususnya saat di luar kandang juga. Yang jelas kita akan all out terus saat pertandingan selanjutnya," katanya.



Simak Video "Cerita Warga Korban Banjir Bandang di Semarang, Harta Benda Ludes"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/apl)