Sejarah Bakwan, Gorengan Sayur dan Tepung yang Banyak Disukai

Sejarah Bakwan, Gorengan Sayur dan Tepung yang Banyak Disukai

Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy - detikJateng
Senin, 11 Mei 2026 11:12 WIB
Sejarah Bakwan, Gorengan Sayur dan Tepung yang Banyak Disukai
Bakwan goreng. (Foto: Gemini AI)
Solo -

Bakwan merupakan salah satu gorengan yang sangat akrab dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Makanan sederhana berbahan dasar sayuran dan tepung ini mudah ditemukan di berbagai tempat, mulai dari pedagang kaki lima hingga meja makan rumah tangga. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah menjadikan bakwan digemari oleh berbagai kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Di balik kesederhanaannya, bakwan ternyata memiliki latar belakang sejarah yang menarik untuk ditelusuri. Gorengan ini tidak lahir begitu saja, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan perjumpaan budaya dan penyesuaian dengan kondisi lokal. Perubahan bahan, teknik pengolahan, hingga penamaannya menunjukkan adanya dinamika dalam perkembangan kuliner tradisional Indonesia.

Memahami sejarah bakwan tidak hanya berbicara tentang makanan, tetapi juga tentang perjalanan budaya dan akulturasi yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, berikut adalah sejarah bakwan, gorengan sayur dan tepung yang banyak disukai. Simak ya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah Bakwan Jadi Gorengan Favorit Banyak Orang

Sejarah bakwan dapat ditelusuri sebagai hasil akulturasi kuliner antara budaya Tiongkok dan Indonesia. Menurut Rafidah Nur Sa'adah dkk., dalam kajian Nasi Goreng dan Bakwan Kuliner Kegemaran Masyarakat yang Merupakan Hasil Akulturasi Rasa Indonesia dan Tiongkok, bakwan berasal dari pengaruh kuliner Tionghoa dengan istilah yang diyakini berasal dari bahasa Hokkien, yakni bak yang berarti daging dan wan yang berarti bulatan.

ADVERTISEMENT

Awalnya, bakwan merujuk pada olahan bola-bola daging yang digoreng dan menjadi bagian dari tradisi makanan masyarakat Tiongkok. Hidangan ini diperkenalkan ke Nusantara melalui para pedagang dan perantau Tionghoa yang datang dan menetap di wilayah seperti Batavia, seiring dengan gelombang migrasi yang membawa bahan pangan, teknik memasak, serta kebiasaan kuliner dari negeri asalnya.

Dalam proses perjumpaan budaya tersebut, bakwan kemudian mengalami penyesuaian dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat lokal Indonesia. Daging yang pada masa itu tergolong mahal dan tidak selalu mudah diperoleh digantikan dengan bahan-bahan yang lebih terjangkau, seperti kol, wortel, dan tauge, yang dicampur dengan adonan tepung lalu digoreng.

Perubahan ini semakin kuat terutama di kalangan masyarakat peranakan Tionghoa yang lebih terbuka terhadap budaya lokal, termasuk dalam pengolahan makanan rumah tangga. Seiring waktu, bakwan berkembang menjadi gorengan sayur yang sangat populer di Indonesia dan dikenal dengan berbagai sebutan daerah, seperti bala-bala di Jawa Barat atau ote-ote di wilayah lain.

Hal ini sejalan dengan pendapat dari publikasi berjudul The Use of Pregelatinized Sweetcorn (Zea mays Saccharata Sturt.) in The Production of Instant Corn Bakwan flour Mix oleh Robert Pardomuan Panjaitan dkk, yang menyebutkan bahwa bakwan kini dikenal sebagai makanan gorengan berbahan dasar sayuran dan tepung terigu yang digemari oleh masyarakat luas serta mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia.

Aneka Resep Bakwan

1. Resep Bakwan Sayur

(Sumber: Menu Istimewa Berbuka Puasa oleh Yayuka)

Bahan-bahan:

  • Wortel yang telah dipotong kecil
  • Kol yang diiris tipis
  • 1 batang daun bawang, diiris halus
  • Β½ batang seledri, dicincang halus
  • 8 siung bawang putih yang dihaluskan
  • 1 Β½ sendok teh merica putih bubuk
  • 1 sendok teh penyedap rasa
  • 1 sendok teh garam
  • Tepung terigu
  • Tepung beras
  • Air secukupnya
  • Minyak goreng untuk menggoreng

Langkah-langkah:

  1. Campurkan tepung terigu dan tepung beras dengan bawang putih halus, garam, merica, serta penyedap rasa, lalu tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tercampur rata.
  2. Masukkan wortel, kol, daun bawang, dan seledri ke dalam adonan, kemudian aduk kembali sampai semua bahan menyatu.
  3. Panaskan minyak dengan api sedang, ambil adonan menggunakan sendok, lalu masukkan ke dalam minyak panas dan goreng hingga berwarna keemasan.
  4. Angkat bakwan, tiriskan minyaknya, dan sajikan bersama saus sambal.

2. Resep Bakwan Jagung

(Sumber: Easy Cook For Mom oleh Yunita Anwar)

Bahan:

  • 2 jagung manis yang telah dipipil
  • Telur ayam yang sudah dikocok lepas
  • 4 sendok makan tepung terigu
  • 5 sendok makan tepung beras
  • 2 batang daun bawang yang diiris tipis
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • Β½ sendok teh garam
  • 1 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 150 ml Air

Bumbu halus:

  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih

Cara membuat:

  1. Satukan semua bahan utama dengan bumbu halus, lalu aduk hingga tercampur merata.
  2. Panaskan minyak goreng, ambil adonan menggunakan sendok dan masukkan ke dalam minyak panas.
  3. Goreng hingga bakwan berwarna kecokelatan dan matang.
  4. Angkat, tiriskan, dan sajikan.

3. Resep Bakwan Udang

(Sumber: 30 Menu untuk 30 Hari dengan 3 Citarasa oleh Threes Emir)

Bahan:

  • 300 g tepung terigu
  • 200 g udang
  • 100 g wortel, diiris tipis
  • 100 g kol, diiris halus
  • 1 batang daun bawang, diiris halus
  • 1 butir telur
  • 500 ml air

Bumbu halus:

  • 3 buah bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 1 sendok teh ketumbar
  • 1 sendok teh gula pasir
  • ΒΌ sendok teh merica
  • 1 sendok teh garam

Cara membuat:

  1. Campurkan tepung terigu, kol, wortel, 1 batang daun bawang, 1 butir telur, seluruh bumbu halus, dan 500 ml air ke dalam wadah, lalu aduk hingga adonan tercampur rata.
  2. Panaskan minyak di dalam wajan dan celupkan cetakan bakwan hingga panas.
  3. Tuangkan adonan menggunakan sendok sayur ke dalam cetakan, letakkan 1 ekor udang di atas adonan, kemudian goreng dalam minyak panas hingga bakwan terlepas sendiri.
  4. Lanjutkan menggoreng sampai bakwan matang dan berwarna keemasan.
  5. Ulangi langkah tersebut hingga seluruh adonan habis, lalu angkat dan tiriskan.

4. Resep Bakwan Tahu

(Sumber: 50 Menu Sehari-hari Tanpa Daging oleh Lilly T. Erwin)

Bahan:

  • 200 g tahu putih, dicuci bersih lalu dipotong dadu kecil
  • 10 lembar kulit pangsit
  • 50 g wortel, diserut kasar
  • 2 sendok makan daun bawang iris
  • 1 butir telur
  • 75 g tepung terigu
  • 150 ml air
  • Minyak secukupnya untuk menggoreng
  • Cetakan goreng berbentuk sarangan

Bumbu halus:

  • 1 sendok makan bawang putih iris
  • 1 sendok teh merica
  • 1 sendok teh garam
  • Penyedap secukupnya (opsional)

Cara membuat:

  1. Campurkan tahu putih, wortel, daun bawang, 1 butir telur, tepung terigu, air, serta seluruh bumbu halus ke dalam satu wadah, lalu aduk hingga tercampur rata.
  2. Panaskan minyak dalam wajan yang cukup dalam. Susun 10 lembar kulit pangsit pada cetakan berbentuk sarangan hingga menempel di seluruh bagian cetakan, kemudian tuangkan adonan bakwan di atasnya.
  3. Masukkan cetakan ke dalam minyak panas dan goreng hingga kulit pangsit mengembang, terlepas dari cetakan, dan adonan matang. Balik bakwan hingga berwarna kuning keemasan.
  4. Angkat dan sajikan selagi panas bersama saus sambal.

5. Resep Bakwan Kentang Rebon

(Sumber: Paket Menu 30 Hari oleh Ayu Kharie)

Bahan-bahan:

  • 1 buah kentang
  • Β½ buah jagung manis
  • 75 gram tepung terigu
  • 25 gram tepung beras
  • 1 sendok makan tepung kanji
  • 1 butir telur
  • 2 siung bawang putih, dicincang halus
  • ΒΌ sendok teh bubuk kaldu ayam
  • Β½ sendok teh garam
  • Β½ sendok teh bubuk merica
  • 100 ml air
  • 25 gram udang rebon, disiram air panas lalu ditiriskan
  • 1 tangkai seledri, dicincang halus
  • Minyak secukupnya untuk menggoreng

Cara pembuatan:

  1. Kupas kentang, potong kecil berbentuk dadu, lalu sisihkan. Serut atau pipil jagung manis, kemudian sisihkan.
  2. Campurkan tepung terigu, tepung beras, tepung kanji, telur, bawang putih cincang, bubuk kaldu ayam, garam, merica, dan air. Aduk hingga adonan tercampur rata.
  3. Tambahkan kentang, jagung, udang rebon, dan seledri ke dalam adonan. Aduk kembali hingga semua bahan menyatu.
  4. Panaskan minyak dengan api sedang, lalu goreng adonan hingga berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan tiriskan.

6. Resep Bakwan Sayur Berselimut

(Sumber: Sajian Bakwan & Perkedel oleh Lilly T. Erwin)

Bahan-bahan:

  • 100 gram wortel, diparut kasar
  • 100 gram buncis, diiris tipis serong
  • 100 gram taoge segar
  • 100 gram kol, diiris halus
  • 2 sendok makan daun bawang, diiris
  • 100 gram tepung terigu
  • 20 lembar kulit pangsit
  • 1 butir telur ayam
  • 20 ml santan
  • Minyak secukupnya untuk menggoreng
  • Cetakan saringan

Bumbu halus:

  • 2 sendok makan bawang putih goreng
  • 1 sendok teh lada bubuk
  • 1 sendok teh garam

Cara membuat:

  1. Campurkan seluruh bahan bakwan, kecuali kulit pangsit, bersama bumbu halus. Aduk hingga semua bahan tercampur merata.
  2. Panaskan minyak dalam wajan. Ambil satu lembar kulit pangsit, lapisi bagian dalam saringan hingga menutup permukaannya. Tuangkan adonan bakwan sayur di atasnya.
  3. Goreng hingga sayuran matang, adonan berubah warna menjadi kuning keemasan dan kering, serta kulit pangsit terasa renyah. Angkat dan tiriskan.
  4. Sajikan selagi panas bersama sambal atau saus sesuai selera.

Bakwan tidak hanya sekadar gorengan sederhana, tetapi juga cerminan dari perjalanan sejarah dan akulturasi budaya yang membentuk kuliner Indonesia. Perpaduan bahan lokal, pengaruh budaya luar, serta penerimaan masyarakat menjadikan bakwan tetap bertahan dan digemari hingga kini sebagai salah satu jajanan tradisional yang lekat dengan kehidupan sehari-hari.

Artikel ini ditulis oleh Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(sto/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads