Apa Itu Salmon Candy yang Viral di TikTok? Ini Rasa, Cara Buat, dan Risikonya

Apa Itu Salmon Candy yang Viral di TikTok? Ini Rasa, Cara Buat, dan Risikonya

Ulvia Nur Azizah - detikJateng
Jumat, 05 Des 2025 18:14 WIB
Apa Itu Salmon Candy yang Viral di TikTok? Ini Rasa, Cara Buat, dan Risikonya
Ilustrasi candied salmon. (Foto: iStock)
Solo -

Salmon candy sedang ramai di TikTok. Makanan ini tampil dengan warna pink gelap mengilap dan rasa manis-asin yang bikin banyak orang penasaran. Camilan berbahan salmon ini bukan permen seperti bayangan banyak orang, tetapi olahan ikan yang diproses dengan curing, pengasapan, dan glaze manis hingga terlihat seperti permen kaca.

Semakin banyak video yang muncul, semakin besar pula rasa ingin tahu soal asal-usulnya, cara pembuatannya, hingga apakah makanan ini aman dikonsumsi. Tradisinya panjang, tekniknya cukup rumit, dan prosesnya ternyata bisa berbeda-beda, dari cold-smoke yang sangat lama sampai hot-smoke yang lebih aman.

Di balik tampilan cantiknya, ada detail menarik yang bikin pembahasan salmon candy jauh lebih seru dari sekadar tren TikTok. Yuk, simak lebih jauh cara membuatnya, seperti apa rasanya, dan apa saja risiko kesehatannya agar tidak sekadar ikut tren tanpa tahu proses di baliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin utamanya:

  • Salmon candy adalah potongan salmon yang diasinkan, diasap, dan dilapisi glaze manis hingga bertekstur lengket dan mengilap.
  • Proses pembuatannya dimulai dengan curing, pengeringan membentuk pellicle, pengasapan panjang, dan olesan sirup berkala.
  • Keamanan salmon candy sangat bergantung pada teknik pengasapan. Hot-smoke cenderung aman, sedangkan cold-smoke berisiko untuk kelompok rentan.

ADVERTISEMENT

Apa Itu Salmon Candy yang Viral di TikTok?

Di TikTok belakangan ini, banyak video menampilkan salmon fillet berwarna merah muda-tua yang tampak mengilap dan dilapisi glaze manis. Mereka menyebutnya salmon candy, sebuah camilan yang disebut-sebut kaya protein dan memiliki perpaduan rasa manis, asin, dan smoky. Dikutip dari Food & Wine, versi yang paling sering muncul berasal dari merek Solovey Kitchen yang berbasis di Idaho.

Salmon candy bukanlah permen keras atau gummy rasa salmon seperti yang mungkin kita bayangkan. Hidangan ini sebenarnya adalah potongan salmon yang diasinkan, diasapi, lalu dilapisi gula atau sirup hingga menghasilkan permukaan yang terkaramelisasi.

Teknik ini telah lama digunakan oleh masyarakat adat di wilayah Pacific Northwest. Masyarakat di sana sudah mengawetkan salmon dengan cara pengasapan dan glaze manis selama ratusan atau bahkan mungkin ribuan tahun.

Lebih jauh, Tasting Table menegaskan bahwa nama yang lebih tepat sebenarnya adalah candied salmon, mirip dengan candied bacon atau candied yams. Ketiganya merupakan bahan makanan gurih yang diberi lapisan manis selama proses memasak.

Bagaimana Cara Membuat Salom Candy?

Setelah mengetahui asal-usul dan proses tradisionalnya, kini banyak orang yang penasaran bagaimana salmon candy dibuat. Menurut laman Hunter Angler Gardener Cook, prosesnya membutuhkan waktu, pengasapan panjang, serta penanganan yang teliti. Berikut tahapannya.

1. Proses Curing atau Pengawetan

Tahap pertama adalah mengawetkan salmon menggunakan campuran garam dan gula. Potongan salmon dikubur dalam campuran kosher salt dan brown sugar, kemudian didiamkan di lemari es antara 30 menit hingga 3 jam. Proses curing ini menarik kelembapan, memperketat struktur daging, sekaligus memberi rasa manis-asin khas salmon candy.

2. Pengeringan

Setelah dicuci dan dikeringkan, salmon perlu diangin-anginkan selama beberapa jam. Kita juga bisa meletakannya di kulkas semalaman tanpa penutup.

Proses tersebut bertujuan untuk membentuk pellicle, yaitu lapisan tipis di permukaan ikan yang membantu asap menempel dengan baik. Tahap ini sangat penting agar hasil akhir memiliki tekstur yang terlapisi cantik dan berkilau.

3. Pengasapan (Smoking)

Secara tradisional, salmon candy diasap dingin (cold-smoke) selama beberapa hari, sebagaimana dijelaskan Food & Wine. Namun varian modern yang dirujuk Hunter Angler Gardener Cook menaikkan suhu secara bertahap hingga kisaran 165Β°F-200Β°F (73-93Β°C) selama 3 hingga 6 jam, tergantung seberapa keras dan smoky hasil yang diinginkan.

Selama proses pengasapan ini, salmon diolesi maple syrup atau birch syrup setiap 90 menit. Tujuannya untuk mendapatkan lapisan manis yang lengket dan tampilan lacquered yang menjadi ciri khas salmon candy.

4. Tahap Pendinginan dan Penyimpanan

Sesudah proses pengasapan selesai, salmon didinginkan pada suhu ruang, lalu dapat disimpan dalam kulkas hingga seminggu. Makanan ini juga bisa divakum dan dibekukan untuk penyimpanan lebih lama. Varian salmon candy yang sangat kering dapat bertahan bahkan dalam suhu ruang atau kondisi minim pendinginan, sesuai tradisi pengasapan masyarakat Alaska.

Apakah Salmon Candy Berbahaya?

Dikutip dari South China Morning Post, berbahaya atau tidaknya salmon candy bergantung pada metode pengasapannya. Pasalnya, ada dua metode pengasapan salmon yang dikenal dalam dunia kuliner, yaitu hot-smoke dan cold-smoke.

Hot-smoke yaitu pengasapan pada suhu 70-80Β°C, sehingga salmon bisa benar-benar matang. Jika salmon candy dibuat dengan metode pengasapan ini, maka risiko keamanannya jauh lebih rendah karena bakteri berbahaya sudah tidak dapat bertahan pada suhu tersebut.

Sebaliknya, cold-smoke dilakukan pada suhu yang jauh lebih rendah, yaitu maksimal 33Β°C, sehingga daging salmon tidak benar-benar termasak. Dalam pembuatan salmon candy secara tradisional, proses cold-smoking dilakukan selama beberapa hari. Pada metode ini, salmon tetap sedikit mentah dan dapat mengandung Listeria monocytogenes, bakteri yang mampu bertahan di dalam lemari es. Pengasapan dingin hanya mengurangi jumlah bakteri, tetapi tidak menghilangkannya sepenuhnya.

Oleh karena itu, salmon candy yang diproduksi dengan teknik cold-smoke berpotensi menimbulkan risiko, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak kecil, ibu hamil, serta individu dengan imunitas lemah. Sementara itu, salmon candy yang diproses dengan pengasapan panas cenderung lebih aman karena ikan telah sepenuhnya dimasak.

Tren makanan memang selalu berganti, tapi memahami proses dan risikonya membantu kita untuk mencoba dengan lebih bijak. Salmon candy menawarkan rasa unik, tinggal bagaimana setiap orang menilai apakah camilan smoky-manis ini layak dicoba. Apakah kamu tertarik mencobanya, detikers?




(sto/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads