Cerita Romo Katolik Viral Ujian Doktor Sempat Ragu Kuliah di UIN Jogja

Tim detikJateng - detikJateng
Kamis, 08 Jun 2023 10:46 WIB
Romo Katolik, Anthonius Michael baru saja lulus dalam ujian doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Jogja. (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJateng)
Yogyakarta -

Romo Katolik Anthonius Michael viral usai videonya lulus ujian doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) beredar di media sosial. Romo Anthon ternyata mengaku sempat ragu kuliah di universitas Islam.

"Tapi setelah di UIN tidak juga, meskipun sekolah agama tidak pernah dikatakan agamamu apa, semua orang welcome. Termasuk dosen, teman kelas saya sangat welcome. Kalau kita membutuhkan sesuatu sangat terbuka," kata Anthon saat ditemui detikJateng di Seminari Tinggi Anging Mammiri, Jalan Kaliurang Km 7,2, Ngaglik, Sleman, Rabu (7/6/2023).

Di sisi lain, Anthon mengaku tak menyangka videonya menjadi viral. Sebab, momen ujian doktor itu diambil rekannya sesama pemuka agama Katolik, Romo Bobby.

"Awalnya saya tidak pernah berpikir akan viral seperti itu karena yang hadir itu Romo Bobby MSF teman kelas saya dia memvideokan itu, dia buat dalam TikTok dan itu akhirnya yang jadi viral itu," ujarnya.

Dia pun mengaku bukan yang pertama lulus Kajian Studi Antar Iman. Sebelumnya ada dua Romo lain yang menjalani sidang doktor.

"Karena bukan saya yang pertama, teman-teman saya yang lain juga pernah mengalami ujian yang sama karena di dalam kelas saya itu ada tiga orang Romo dan saya yang terakhir ujian," beber Romo dari Toraja ini.

Anton yang sehari-hari juga menjadi dosen di Sekolah Tinggi Kateketik dan Pastoral (STIKPAR) Rantepao ini mengaku menempuh studi S1 dan S2 di Jogja. Dia mengambil jurusan Teologi di Universitas Sanata Dharma.

Diceritakannya, waktu jenjang S1 di Universitas Sanata Dharma, dia mengambil skripsi terkait teologi yakni kajian perdebatan sejak tahun 2005-2009. Kemudian tahun 2010 di kembali ke Jogja dan melanjutkan S2 juga di Universitas Sanata Dharma di Fakultas Teologi. Dia mengambil kajian soal gerakan ecumenism, gerakan kerja sama antara gereja katolik dan protestan.

"Mungkin itu dilihat oleh pimpinan saya lalu dilanjutkan saja ecumenism intern gereja sekarang meluas ke ekstern gereja. Lebih kepada dialog dengan teman-teman muslim," ucap pria kelahiran 13 Mei 1985 itu.

Sebelumnya diberitakan, video proses sidang promosi doktor itu di diunggah akun Tiktok @romobobmsf. Sejak diunggah pada Rabu (31/5) hingga kemarin, video 3 menit 36 detik itu ditonton lebih dari 165 ribu kali dan disukai 9.000 lebih pengguna.




(ams/sip)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork