Sejumlah Titik di Sleman Terendam Banjir-Jembatan Putus, Ini Datanya

Sejumlah Titik di Sleman Terendam Banjir-Jembatan Putus, Ini Datanya

Jauh Hari Wawan S - detikJateng
Senin, 07 Nov 2022 22:19 WIB
Jembatan  Kali Tepus penghubung Kampung Dayakan dengan Kampung Sanggrahan Sleman ambrol diguyur hujan, Senin (7/11/2022).
Jembatan Kali Tepus penghubung Kampung Dayakan dengan Kampung Sanggrahan Sleman ambrol (Foto: dok. BPBD Sleman)
Sleman -

Hujan lebat mengguyur Kabupaten Sleman sore tadi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mencatat sejumlah titik terendam banjir dan longsor. Berikut data lengkapnya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Bambang Kuntoro menjelaskan, data per pukul 21.00 WIB malam ini dilaporkan terjadi longsor di empat kapanewon.

"Hujan deras di Sleman mengakibatkan kerusakan di beberapa titik," kata Bambang kepada wartawan, Senin (7/11/2022).


Di Kapanewon Pakem, tepatnya di Jetisan Hargobinangun Pakem, talut ambrol menyumbat aliran irigasi, air meluap merendam 2 rumah warga, saat ini air surut. Kemudian di Kaliurang Selatan RT 05 RW 13, saluran irigasi dan talut ukuran panjang 25 meter, tinggi 30 meter longsor.

Selanjutnya, di Jl Kaliurang KM 20 Hargobinangun Pakem. Pagar rumah longsor tergerus air.

"Nihil korban jiwa dan akan dilakukan gotong royong besok," jelasnya.

Kemudian di Kapanewon Ngemplak di Bokesan RT 4 RW 21 Sindumartani, talud di Kali Opak dengan tinggi 5 meter, panjang 15 meter, dan lebar 2 meter ambrol.

"Mengancam rumah warga. Jarak bibir kali ke pemukiman kurang lebih 2 meter. Potensi ancaman susulan panjang 15 meter," teranganya.

Di Kapanewon Kalasan, jembatan Kali Tepus putus karena hujan. Tiga orang warga yang berada di jembatan terjatuh dan mengalami luka.

"Jembatan Kali Tepus penghubung Kampung Dayakan dengan Kampung Sanggrahan Ambrol. Korban Luka ringan 3 orang dibawa ke RS Bhayangkara," urainya.

Talud ambrol juga terjadi di Kapanewon Gamping. Tepatnya di Ambarketawang terdapat talud sepanjang 20 meter, tinggi 2,5 meter longsor menutup akses jalan.

Sementara itu, BPBD Sleman juga mencatat terdapat beberapa titik banjir. Pertama di Kapanewon Pakem, di Hargobinangun dua rumah warga kebanjiran air luapan dari selokan Kali Kuning karena pendangkalan selokan.

"Kemudian di RSJ Grhasia Duwetsari Pakembinangun Pakem, hujan deras menyebabkan aliran irigasi meluap, air masuk di dua gedung milik rumah sakit, untuk genangan di ruang radiologi setinggi 40 cm, untuk ruang elektro medik genangan 10 cm. Sekarang sudah surut," terangnya.

Titik banjir terakhir yakni di Kapanewon Kalasan. Dua objek wisata di Kalasan yakni Umbul Sidomulyo dan wisata Kali Opak 7 terendam air luapan Sungai Opak.

"Rencana akan dilaksanakan gotong royong di Umbul Sidomulyo besok pagi, sementara di Kali Opak 7 sudah surut," pungkasnya.



Simak Video "Seorang Polisi Dimutasi Gegara Balita Sleman Kena Peluru Nyasar"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/ahr)