Air Sumur Warga Seyegan Sleman Susut Imbas Ditutupnya Selokan Mataram

Air Sumur Warga Seyegan Sleman Susut Imbas Ditutupnya Selokan Mataram

Jauh Hari Wawan S - detikJateng
Kamis, 08 Sep 2022 19:24 WIB
Petugas mengecek debit air sumur warga Sleman yang susut gegara penutupan Selokan Mataram, Kamis (8/9/2022).
Petugas mengecek debit air sumur warga Sleman yang susut gegara penutupan Selokan Mataram, Kamis (8/9/2022). (Foto: dok. BPBD Sleman)
Sleman -

Debit air sumur warga Padukuhan Susukan, Margokaton, Seyegan, Sleman berkurang. Akibatnya belasan kepala keluarga (KK) kini mengalami kesulitan air bersih.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Bambang Kuntoro menjelaskan berkurangnya debit air sumur warga akibat ditutupnya Selokan Mataram untuk perbaikan. Penutupan Selokan Mataram itu berlangsung tiga bulan sejak 1 Agustus lalu.

"Iya betul (ada kesulitan air bersih di Seyegan) karena tiga bulan ini Selokan Mataram ditutup untuk perbaikan," kata Bambang saat dihubungi wartawan, Kamis (8/9/2022).


Bambang menjelaskan awalnya warga yang mengalami kesulitan air bersih hanya satu KK saja. Namun, dari data BPBD Sleman tercatat ada 15 KK dengan total 42 jiwa yang terdampak.

"Hari ini sudah mulai, cuma mereka belum menyiapkan bak penampung. Kita upayakan untuk droping air dan kita pinjami bak penampung," ujarnya.

Menurut Bambang selama ini di Padukuhan Susukan jarang mengalami kekeringan walaupun di musim kemarau sekalipun. Hanya saja, dalam kasus ini kekeringan ditengarai memang dari dampak penutupan Selokan Mataram. Sebab, Padukuhan Susukan berlokasi di sekitar Selokan Mataram.

"Selama ini kalau kemarau tapi kalau Selokan Mataram tidak ditutup tidak kekeringan," ujarnya.

Bambang melanjutkan droping air ini akan dilakukan setidaknya hingga aliran Selokan Mataram dibuka kembali. Namun pihaknya juga terus memantau debit air sumur warga karena dalam beberapa hari ini Sleman diguyur hujan.

"Sampai Selokan Mataram nggak ditutup, tapi kita lihat juga karena ini hujan debit air sumur juga mulai naik. Sesuai kebutuhan masyarakat saja," pungkasnya.



Simak Video "Kafe Tak Berizin di Babarsari Disegel, Sempat Terjadi Perlawanan"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/apl)