40.594 Peserta Ikut Seleksi CBT Ujian Masuk UGM

Tim detikJateng - detikJateng
Minggu, 26 Jun 2022 15:43 WIB
Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (12/10/2021).
Universitas Gadjah Mada (UGM). (Foto: dok UGM)
Solo -

Sebanyak 40.594 peserta mengikuti Tes Berbasis Komputer (CBT) Ujian Masuk Universitas Gadjah Mada (UM UGM) 2022. Tes ini dimulai 25 Juni hingga 4 Juli 2022.

Para peserta memperebutkan 3.552 kuota mahasiswa baru yang diterima UGM lewat jalur ini. Hal tersebut di atas disampaikan oleh Direktur Pendidikan dan Pengajaran UGM Dr Sri Peni Wastutiningsih melalui keterangan tertulis yang dikirim Humas UGM, Minggu (26/6/2022).

"Kita menyediakan 40 persen kuota CBT UM UGM dari total jumlah mahasiswa baru yang mencapai 8.932," jelas Sri Peni.


Sri Peni mengatakan sebagian besar peserta yakni sebanyak 36.135 orang memilih ikut ujian di Jogja. Sementara 6.091 orang lainnya mengikuti tes di Jakarta.

Peserta ujian terbagi dalam tiga kelompok yakni kelompok Saintek sebanyak 36.135 peserta, Soshum 14.060 peserta, dan kelompok Campuran 399 peserta.

"Ada 16 peserta dari kalangan berkebutuhan khusus," lanjutnya.

Sri Peni mengatakan tidak ditemukan peserta melakukan kecurangan selama dua hari pertama pelaksanaan CBT UM UGM 2022, seperti mencontek atau praktik joki.

Untuk mengantisipasi kecurangan, dia mengungkap panitia memeriksa peserta sebelum ujian untuk deteksi dini tindak kecurangan.

Untuk memperlancar pelaksanaan ujian, kata Peni, panitia CBT UM UGM menyiapkan 23 lokasi dengan 100 ruangan yang berada di 19 Fakultas, Sekolah Vokasi, ruang perpustakaan dan kampus UGM Jakarta. Selama ujian berlangsung, panitia mengerahkan 691 orang pengawas dan 2.031 orang teknisi ruang.

Selain itu ada 300 tenaga medis yang berasal dari UKM Unit Kesehatan Mahasiswa dan 200 orang tenaga bantu dari kalangan mahasiswa.

Rektor UGM Prof Ova Emilia menambahkan pihaknya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kesiapan pelaksanaan CBT UM UGM 2022. Selain meninjau fasilitas ruangan, fasilitas komputer, laptop hingga tablet, pihaknya juga meninjau fasilitas jaringan server yang tersedia di lokasi ujian.

"Kita ingin memastikan ruangan dan fasilitas yang tersedia makin memudahkan dan memperlancar kegiatan ujian calon mahasiswa baru UGM," katanya.

Tidak hanya memastikan kesiapan ruangan, kata Ova, pihaknya juga memastikan penerapan pelaksanaan protokol kesehatan di setiap ruangan juga terjamin untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Sebelum masuk ruangan, mereka juga diminta cuci tangan dan diperiksa suhu tubuhnya agar tidak lebih dari 37 derajat celsius. Sehingga bisa aman bagi kita semua," pungkasnya.



Simak Video "Momen Keluarga Terima Ijazah Reni Sabrina yang Meninggal Sebelum Wisuda"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/aku)