Walkot Agustina: Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 di Semarang Lancar dan Kondusif

Walkot Agustina: Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 di Semarang Lancar dan Kondusif

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Rabu, 25 Mar 2026 19:58 WIB
Suasana lalu lintas di simpang Tugu Muda, Kota Semarang, Rabu (25/3/2026).
Suasana lalu lintas di simpang Tugu Muda, Kota Semarang, Rabu (25/3/2026). (Foto: dok. Pemkot Semarang)
Semarang -

Arus mudik maupun arus balik Lebaran 2026 di Kota Semarang terpantau lancar dan kondusif. Pemkot Semarang menyebut kondusifitas itu terwujud karena sinergitas yang baik antara masyarakat, Pemkot Semarang dan Satlantas Polrestabes Semarang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima laporan dari Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, terkait perkembangan arus lalu lintas dan pergerakan pemudik selama periode pemantauan Posko Angkutan Lebaran

Dari laporan tersebut, tercatat pada 15-24 Maret 2026 jumlah kendaraan yang masuk dan melintas Kota Semarang, melalui Gerbang Tol Kalikangkung, sebanyak 377.193 kendaraan masuk dan 165.958 kendaraan keluar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara di beberapa ruas jalan utama kota, tercatat sebanyak 594.074 kendaraan masuk dan 504.273 kendaraan keluar di Jalan Perintis. Adapun Jalan Siliwangi dilalui 661.815 kendaraan masuk sementara di Jalan Brigjen Katamso, tercatat 263.129 kendaraan masuk dan 339.795 kendaraan keluar.

Mobilitas pemudik di berbagai simpul transportasi hingga Selasa (24/3) malam tercatat sebanyak 191.321 orang masuk ke Kota Semarang dan 177.044 orang keluar melalui moda transportasi kereta api, kapal laut, pesawat, dan bus antar kota.

ADVERTISEMENT

Adapun jumlah paling tinggi di Stasiun Tawang tercatat sebanyak 73.405 penumpang masuk dan 68.891 penumpang keluar. Di Stasiun Poncol tercatat sebanyak 48.951 penumpang masuk dan 68.471 penumpang keluar.

Sementara di Bandara Jenderal Ahmad Yani, tercatat 48.433 penumpang datang dan 34.559 penumpang berangkat. Lalu, di Pelabuhan Tanjung Emas terdapat 13.951 penumpang datang.

Agustina menyampaikan, Kota Semarang menjadi simpul penting pergerakan arus mudik dan arus balik di Jawa Tengah. Sehingga koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.

"Kita bersyukur arus mudik maupun arus balik di Kota Semarang hingga Selasa (24/3) malam terpantau lancar dan kondusif. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat secara langsung di lapangan, baik rekan-rekan dari Satlantas Polrestabes Semarang, Dishub serta masyarakat yang terus bersinergi dalam melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas," ujar Agustina dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Rabu (25/3/2026).

Agustina mengatakan, pengamanan dan pengaturan selama masa mudik dan arus balik juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Kodim, posko-posko yang didirikan oleh organisasi kemasyarakatan, serta posko yang dibentuk masyarakat secara mandiri. Kolaborasi tersebut turut mendukung terciptanya kondisi lalu lintas yang tertib dan kondusif di Kota Semarang selama periode Lebaran.

Dishub Kota Semarang bersama kepolisian dan instansi terkait juga terus melakukan pemantauan melalui Area Traffic Control System(ATCS) serta pengaturan langsung oleh petugas di sejumlah titik strategis.

Peningkatan arus kendaraan akibat kebijakan one way nasional terpantau terutama di beberapa simpang utama kota seperti Simpang Karyadi, Kaligarang, dan Sam Poo kong. Meski demikian, kondisi lalu lintas masih dapat dikendalikan melalui rekayasa lalu lintas dan pengaturan petugas di lapangan.

Selain di jalur utama, Pemkot Semarang bersama jajaran Satlantas Polrestabes Semarang juga telah mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di titik-titik pusat oleh-oleh maupun destinasi wisata yang kerap menjadi tempat tujuan para pemudik.

Beberapa titik seperti Pandanaran, Lawang Sewu, Simpang Lima, dan juga kawasan Kota Lama menjadi perhatian dalam pengaturan lalu lintas. Pemkot Semarang melalui Dishub dan Satlantas Polrestabes Semarang telah menyiapkan pengaturan kendaraan di wilayah tersebut untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

Pemkot Semarang pun mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan selama arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta memperhatikan kondisi kendaraan dan menjaga kesehatan selama perjalanan.

Pemantauan arus lalu lintas dan pergerakan pemudik melalui Posko Angkutan Lebaran Kota Semarang akan terus dilakukan hingga masa arus balik selesai, guna memastikan mobilitas masyarakat berlangsung aman dan tertib.



(aku/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads