Tinjau KKMP Sampangan, Zulhas Sebut Jateng Terbaik

Tinjau KKMP Sampangan, Zulhas Sebut Jateng Terbaik

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Jumat, 30 Jan 2026 18:36 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (30/1/2026).
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (30/1/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng.
Semarang -

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas menyebut Jawa Tengah (Jateng) sebagai daerah terbaik dalam pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KKMP).

Hal itu ia sampaikan saat meninjau KKMP Sampangan, di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Ia menyebut ditugaskan untuk berkeliling di seluruh penjuru Indonesia dan melaporkannya kepada Presiden.

"Saya datang ke Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga, saya lapor di Hambalang. Beliau senang sekali. Saya bilang, 'Pak, Jateng yang terbaik'," kata Zulhas di KKMP Sampangan, Jumat (30/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siapa dulu dong Pangdamnya? Betul, Jateng terbaik. Tadi saya lihat di Batang bagus-bagus. Wah, bagus-bagus Batang. Jadi Jawa Tengah luar biasa," lanjutnya.

Zulhas menyebut, kesiapan daerah, dukungan pemerintah kota hingga kelurahan, serta keterlibatan lintas sektor menjadi kunci keberhasilan Jateng dinilai lebih baik dibanding daerah lainnya. Ia pun menargetkan KKMP bisa beroperasional Maret.

ADVERTISEMENT

"3 bulan jadi Pak Dandim ya. Jadi ini (target) 3 bulan sudah jadi dan ini serentak di seluruh Indonesia," ujarnya.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (30/1/2026).Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (30/1/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Dalam kesempatan itu Zulhas menegaskan, KKMP merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto yang saling terhubung dengan agenda swasembada pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga penguatan koperasi desa dan kelurahan.

"Jadi programnya Bapak Presiden itu satu dengan yang lain terkait. Pertama, swasembada pangan. Karena kalau tidak swasembada, kita akan tergantung dari impor besar-besaran," ujarnya.

Zulhas membeberkan, pada 2024 Indonesia masih mengimpor berbagai komoditas pangan dalam jumlah besar, mulai dari beras, gula, gandum hingga kedelai. Namun berkat dukungan lintas sektor, Indonesia berhasil menghentikan impor beras.

"Tahun lalu kita surplus beras 4 juta. Jadi satu butir pun nggak ada impor beras. Insya Allah tahun ini kita akan lebih tinggi lagi," ungkapnya.

"Kita akan memberi makan tahun ini 82,9 juta minimal, ibu hamil, balita, anak-anak kita sampai SMA. Termasuk nanti rumah-rumah jompo, rumah-rumah singgah, pondok-pondok akan diberi, semua akan diberi makan," lanjutnya.

Selain itu, Zulhas juga menekankan target swasembada ikan, telur, dan ayam. Pemerintah pun bakal membangun kampung nelayan dan kawasan produksi perikanan dalam skala besar.

"Tahun ini akan kita bangun besar-besaran, tambak-tambak, kampung nelayan 2 ribu akan dibangun. Kemudian tambak-tambak besar di Jawa akan dibangun 20 ribu hektare untuk ngejar agar kita ikan ini bisa melimpah," ungkapnya.

Zulhas juga menjelaskan, nantinya KKMP ditargetkan akan menyuplai bahan pokok yang dibutuhkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Kopdes nanti yang menampung hasil pertanian, hasil UMKM rakyat. Kalau yang di desa mulai gabah, jagung, ikan, sayur, telur ditampung Kopdes," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengapresiasi KKMP Sampangan yang dinilai memiliki konsep matang. Menurutnya, koperasi tersebut berpotensi menjadi contoh nasional.

"Senang banget dan sesuai dari yang disampaikan Pangdam tadi dari Jawa Tengah yang sudah ada packaging-nya bagus di Semarang," ujarnya.

"Koperasi Merah Putih di Kota Semarang ini sangat terkenal, banyak didatangi beberapa kabupaten/kota untuk studi banding. Dan ini kita mau menuju supaya proses penyelenggaraan di sini bisa menjadi teladan bagi koperasi lain," sambungnya.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (30/1/2026).Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (30/1/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Agustina mengakui tantangan pengelolaan koperasi skala besar di wilayah perkotaan tidak ringan. Namun, dengan dukungan pemerintah pusat dan gotong royong, ia optimistis KKMP Sampangan bisa berjalan berkelanjutan.

"Cukup berat karena dengan etalase segede ini, dengan bangunan segede ini, tantangan bisnis ke depan harus dihadapi oleh teman-teman koperasi, ini harus disambut dengan berbagai macam persiapan yang matang," ucapnya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat akan mendukung dengan memasok barang siap jual dari Bulog hingga kebijakan yang mengarahkan agar SPPG membeli bahan dari koperasi. Selain itu, Pemkot Semarang akan mendorong penguatan keanggotaan koperasi secara masif.

"Kami juga sudah membuat edaran, seluruh ASN ber-KTP Kota Semarang wajib mendaftar sebagai anggota koperasi,"ujarnya.

Saat ini, Agustina menyebut terdapat 177 koperasi kelurahan di Kota Semarang. Sebanyak sembilan koperasi sudah aktif dengan omzet di atas Rp 10 juta per hari, bahkan satu koperasi mencatatkan perputaran hingga Rp 70 juta.

Terpisah, Ketua KKMP Sampangan, Kuncar Asrianto, menyatakan koperasinya itu sebenarnya sudah berjalan sebelum gedung yang baru dibangun. Ia menegaskan, pihaknya siap beroperasi secepatnya.

"Sebelum gedung ini dibangun tiga bulan lalu, koperasi kami sudah bergerak. Kami sudah kerja sama dengan Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, BRI, Pos Indonesia, sampai Pertamina," kata Kuncar.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (30/1/2026).Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (30/1/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Ia menyebut, dengan selesainya pembangunan KKMP, koperasi tinggal menambah volume usaha. Bahkan, operasional dimungkinkan dimulai lebih cepat dari target.

"Kalau Maret kami sudah siap. Bahkan awal Februari ini pun sebenarnya sudah bisa, tinggal memindahkan barang ke sini," ujarnya.

Kuncar menjelaskan, produk yang disiapkan antara lain beras SPHP, beras premium, Minyakita, serta berbagai komoditas dari UMKM lokal seperti bawang merah, bawang putih, dan telur. Produk-produk tersebut juga akan disalurkan ke kios-kios kecil dan anggota koperasi.



(apl/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads