2 Pria Kendal Duel Motif Asmara di Dalam Rumah Wanita, 1 Tewas

Saktyo Dimas R - detikJateng
Jumat, 16 Okt 2026 17:42 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi perkelahian maut 2 pria paruh baya di Desa Gentinggunung, Sukorejo, Kendal. Foto diunggah Jumat (16/10/2026). Foto: dok. Polres Kendal
Kendal -

Dua pria terlibat duel bermotif asmara di dalam rumah seorang wanita di Desa Gentinggunung, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal. Akibat duel tangan kosong itu, salah satu pria tersebut tewas. Lawannya kini ditahan di Mapolres Kendal.

"Pelakunya sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan saat ini berada di sel tahanan Mapolres Kendal. Penetapan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku dan sejumlah saksi serta alat bukti yang kuat," kata Kapolres Kendal, AKBP Ratna Quratul Ainy, saat dihubungi detikJateng melalui pesan singkat, Jumat (16/10/2026).

Pelaku diketahui bernama Rokhadi (50), warga Dusun Brajan, Desa Gentinggunung, Sukorejo. Adapun korban tewas teridentifikasi bernama Tubari (54), warga Dusun Gecos, Desa Gentinggunung.

Ratna mengatakan, perkelahian keduanya terjadi pada Rabu (14/10) sekitar pukul 19.30 WIB. Ia mengungkap, duel itu dipicu persoalan asmara.

"Pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap tersangka dan saksi, perkelahian tersebut pemicu atau motifmya adalah persoalan asmara," jelasnya.

Berkelahi di Rumah Wanita

Ratna mengatakan, dua pria yang sama-sama bekerja sebagai petani itu berkelahi di rumah seorang perempuan bernama Haryanti (49), warga Dusun Gecos.

Awalnya, Rokhadi berkunjung ke rumah Haryanti. Saat mereka sedang mengobrol, korban tiba-tiba masuk dari pintu belakang rumah dan langsung memukul pelaku.

"Kejadiannya Rabu (14/10) malam sekitar pukul 19.30 WIB, berawal saat tersangka ini main ke rumah perempuan tersebut pukul 19.00 WIB. Tersangka lagi asyik mengobrol dengan Haryanti yang kebetulan statusnya seorang janda di ruang tengah dan muncul Tubari yang masuk melalui pintu belakang lalu memukul tersangka," ucap Ratna.

Pelaku kemudian membalas pukulan korban. Keduanya lantas berkelahi dengan tangan kosong.

"Dua orang ini terlibat baku hantam dan saling serang dengan tangan kosong. Jadi keduanya berkelahi tidak menggunakan alat apapun," jelas Ratna.

Duel ini berlangsung cukup lama. Haryanti pun segera keluar rumah dan meminta tolong tetangga. Namun, saat kembali ke dalam rumah, Haryanti melihat korban sudah tergeletak di lantai.

"Perkelahiannya sampai ke ruang tamu dan Haryanti yang melihat kejadian itu lari keluar rumah untuk meminta bantuan tetangga. Balik lagi ke dalam rumah, Haryanti lihat korbannya sudah tergeletak," terangnya.

Saat itu, korban masih sadar dan sempat berbicara kepada Haryanti. Bersama Rokhadi, Haryanti kemudian membawa korban ke halaman rumah.

Pelaku lantas meminta bantuan tetangga untuk menghubungi istri korban agar menjemput korban. Namun, begitu istri korban tiba di rumah Haryanti, kondisi korban sudah memburuk.

"Tersangka ini meminta bantuan tetangga untuk menghubungi istri korban untuk menjemputnya. Kondisi korban ini memburuk dan diduga sudah meninggal dunia hingga akhirnya dibawa pulang," ujar Ratna.

Ratna melanjutkan, berdasarkan pemeriksaan sementara, ditemukan ada memar akibat hantaman di bagian kepala korban. Diduga, memar tersebut jadi penyebab kematiannya.

"Hasil sementara, penyebab kematian korban itu ada luka memar akibat hantaman benda tumpul di bagian kepalanya," paparmya.

Sementara pelaku juga mengalami sejumlah luka, seperti memar dan luka sobek di pelipis kanan dan kiri.

Terungkap Isi Pembicaraan Korban

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Sukorejo, Aiptu Daniel Wewen, mengungkap perkataan korban ke Haryanti sebelum meninggal.

"Waktu kami mintai keterangan kepada Haryanti, korban ini sempat ngomong 'kok koyo ngene ya Mah'. Korban sempat bilang seperti itu beberapa kali," kata Daniel saat dihubungi.

Daniel berujar, pihaknya menerima laporan pada Rabu sekitar pukul 22.00 WIB.

"Kalau kami menerima informasi sekitar pukul 22.00 WIB, kalau ada orang meninggal karena habis berkelahi Dusun Gecos, Desa Gentinggunung, Kecamatan Sukorejo," jelasnya.

Daniel mengatakan, polisi mendatangi rumah korban di Dusun Gecos dan meminta keterangan istrinya. Reskrim Polsek Sukorejo dan tim Inafis Polres Kendal juga melakukan olah TKP di rumah Haryanti.

Setelah meminta keterangan pelaku dan Haryanti, polisi membawa pelaku ke Polres Kendal pada Kamis (15/10) subuh untuk diperiksa.

"Kami juga mintai keterangan dari tersangka dan Haryanti. Paginya, tersangka ini kami bawa ke Mapolres Kendal untuk menjalani pemeriksaan," pungkasnya.



Simak Video "Beraksi dengan Gaya Unik Saat River Tubing di Genting, Jawa Tengah"

(apu/dil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork