KPK Periksa Sekda Banyumas Terkait Kasus Korupsi Unsoed

KPK Periksa Sekda Banyumas Terkait Kasus Korupsi Unsoed

Anang Firmansyah - detikJateng
Selasa, 22 Sep 2026 16:35 WIB
Sekda Banyumas, Agus Nur Hadie usai dimintai keterangan KPK di Mapolresta Banyumas, Selasa (22/9/2026).
Sekda Banyumas, Agus Nur Hadie usai dimintai keterangan KPK di Mapolresta Banyumas, Selasa (22/9/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng
Banyumas -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta keterangan Sekda Banyumas Agus Nur Hadie di Mapolresta Banyumas, Selasa (22/9). Pemeriksaan ini berkaitan dengan perkara dugaan korupsi di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), khususnya proses penerimaan mahasiswa baru.

"Ya, sesuai undangannya dari KPK, kami terima (undangannya) hari Minggu. Sebagai warga yang baik, kebetulan kami harus hadir," kata Agus saat ditemui wartawan, Selasa (22/9/2026).

Pantauan detikJateng, Agus keluar dari gedung Satreskrim Polresta Banyumas pada pukul 15.18 WIB. Ia masuk ke mobil Toyota Innova Zenix dengan pelat nomor R 1044 ZZH berwarna hitam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus tiba memenuhi panggilan KPK setelah menerima surat undangan pemeriksaan pada Minggu (20/9). Dia mengatakan pemeriksaan dilakukan sejak sekitar pukul 11.00 WIB.

Agus menyebut dirinya telah memberikan keterangan kepada penyidik KPK sesuai dengan hal-hal yang ditanyakan. Dia memastikan pemeriksaan masih berkaitan dengan Unsoed.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah, hari ini saya sudah memberikan keterangan sesuai dengan apa yang diminta oleh KPK," ujarnya.

"Masih terkait Unsoed. Hari ini mulai jam 11-an," sambung Agus.

Agus mengatakan tidak hanya dirinya yang diperiksa. Ada sejumlah pejabat atau pihak dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas yang juga dimintai keterangan oleh KPK.

Namun, dia mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlahnya karena masing-masing diperiksa di ruangan berbeda.

"Pemda sekitar 7 atau 9, saya lupa. Beda-beda ruangannya," ungkapnya.

Agus menyebut pemeriksaan yang dijalaninya telah selesai. Meski demikian, dia belum mendapat informasi apakah masih akan dipanggil kembali oleh penyidik KPK.

"Insyaallah sudah selesai. Mudah-mudahan sudah selesai," katanya.

Saat ditanya apakah pemeriksaan berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru, Agus membenarkannya.

"Masih, masih mahasiswa baru," jawabnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, Agus juga mengungkapkan bahwa telepon selulernya belum dikembalikan oleh penyidik KPK.

"Belum," kata Agus saat ditanya mengenai HP-nya.

Agus mengatakan dirinya menjalani pemeriksaan sejak sekitar pukul 11.00 WIB. Pemeriksaan sempat diselingi waktu istirahat, termasuk untuk salat dan makan siang.

"Saya dari jam 11 tadi dimintai keterangannya, tapi kan ada jeda salat, salat Asar, makan siang. Saya kira itu oke," ujarnya.

Hingga pemeriksaan berakhir, Agus mengaku belum mendapat informasi apakah dirinya akan kembali dipanggil KPK untuk memberikan keterangan.

"Belum, belum ada informasi apa-apa," pungkasnya.

HP Disita KPK

Agus mengaku ponselnya saat ini belum dikembalikan usai disita KPK. Ponselnya diketahui disita saat ruangannya digeledah pada Kamis (10/9) terkait kasus korupsi Unsoed.

"Belum," kata Agus ditanya mengenai ponsel-nya yang disita KPK.

Diberitakan sebelumnya, dilansir detikNews Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah enam lokasi terkait kasus pemerasan pada jalur masuk seleksi mandiri calon mahasiswa baru (camaba) yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq (ASO). Sejumlah lokasi yang digeledah mulai dari rumah tiga Wakil Rektor hingga ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyumas.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo menerangkan penggeledahan dilakukan secara maraton sejak Rabu hingga Kamis, 9-10 September 2026.

"Serangkaian penggeledahan tersebut dilakukan di lokasi rumah Wakil Rektor I, II, dan IV, rumah salah satu dosen, serta ruangan Sekda Banyumas," kata Budi kepada wartawan, Jumat (11/9).



(alg/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads