Teka-teki hilangnya Mozza Axillia Gunarsa (17), perempuan asal Bergas, Kabupaten Semarang yang dilaporkan hilang baru terungkap setelah satu tahun lamanya. Mozza ternyata tewas dibunuh dan ditemukan tinggal kerangka di tebing jalan tol Jangli, Kota Semarang.
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana membeberkan sejumlah kendala yang dialami polisi. Menurut dia, kendala utama yakni kurangnya petunjuk yang didapatkan.
"Sebenarnya kalau kendala itu kan terkait dengan bukti dan petunjuk yang tersedia ya. Jadi bukti dan petunjuk yang ada itu terbatas," kata Bodia saat dihubungi detikJateng, Sabtu (5/6/2026).
Kendati kekurangan petunjuk, Bodia menegaskan proses penyelidikan terus dilakukan. Pihaknya mengaku sempat ke Jawa Timur untuk melakukan pencarian.
"Penyelidikan itu tetap berjalan mulai dari semenjak dilaporkan sampai seterusnya sepanjang setahun ini kita laksanakan berbagai macam upaya," ucap Bodia.
"Sampai kita ke dugaan yang ada di Jawa Timur dan dugaan awal sampai kita laksanakan penyisiran di Kota Lama itu sudah kami laksanakan," imbuhnya.
Peristiwa hilangnya Mozza baru menemukan titik terang beberapa pekan lalu. Ditemukan adanya percakapan antara Mozza dengan seseorang yang diduga terakhir bersamanya.
"Tapi memang baru mendapatkan bukti yang konkret, alat bukti yang kuat, novum, itu beberapa minggu yang lalu dari perangkat elektronik orang tuanya sendiri, chat Instagram," ucap Bodia.
"Di situ kita lihat ada beberapa komunikasi dengan yang kita duga kuat merupakan orang yang berinteraksi terakhir," imbuhnya.
Setelah didalami, penyelidikan mengerucut ke Kota Semarang. Polisi lalu mendatangi salah satu kos di Jalan Sriwijaya dan mendapatkan satu orang yang diduga sebagai pelaku.
"Dari situ kita bergerak ke Kota Semarang, ke salah satu kos di Jalan Sriwijaya, kemudian setelah meminta keterangan dari sejumlah orang di sana kita mendapatkan satu nama dengan inisial MDVA (22)," terang Bodia.
Polisi lalu menelusuri keberadaan terduga pelaku hingga ke Blora. Setelah melakukan pemantauan, pelaku berhasil ditangkap
"Tanggal 2 sampai 3 itu kita melakukan pemantauan di Blora, tempat asal pelaku. Kemudian tanggal 3-nya baru kita tangkap," jelas Bodia.
Diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap setelah penemuan kerangka di jurang jalan tol wilayah Jangli, Kota Semarang. Penemuan kerangka ini berawal dari pengakuan pelaku, MDVA (22) yang ditangkap pada Kamis (3/9).
Belakangan diketahui kerangka manusia itu adalah Mozza Axillia Gunarsa (17) yang dilaporkan hilang pada 28 Juni 2025 silam. Pembunuhan terhadap Mozza ini terungkap usai polisi menemukan bukti berupa chat di akun Instagram korban yang masih tertaut di ponsel yang dimiliki orang tuanya.
Berdasarkan pengakuan pelaku, pembunuhan Mozza dilakukan pada 25 Juni 2025. Diketahui, dia dihabisi dengan cara dicekik di kamar kos wilayah Jalan Sriwijaya, Kota Semarang. Pembunuhan ini dilakukan setelah korban dengan pelaku terlibat cekcok karena cemburu.
Setelah dibunuh, jenazah Mozza dimasukkan ke dalam karung. Pelaku lalu membuang tubuhnya di jurang Jalan Tol Jangli dengan mengendarai sepeda motor. Kerangka Mozza dievakuasi petugas pada Jumat (4/9).
Simak Video "Menikmati Pesona Saloka Theme Park di Semarang"
(ams/ams)