Kendati hasil DNA korban belum keluar, polisi menyatakan bahwa kerangka yang ditemukan di tebing jalan tol Jangli, Kota Semarang adalah Mozza Axillia Gunarsa (17). Rumah duka korban pun mulai didatangi pelayat.
Kasat Res PPA-PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti, mengungkapkan ada dua ciri yang begitu dikenali oleh ibu korban.
"Iya bisa dipastikan itu (kerangka adalah Mozza). Dari ciri gigi yang ditambal sama jepit rambut yang ditemukan itu sesuai seperti keterangan ibunya," kata Sriniti melalui sambungan telepon pada detikJateng, Jumat (4/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Sriniti menyampaikan bahwa pakaian yang turut ditemukan bersama dengan kerangka juga sesuai. Ciri fisik berupa tinggi badan juga sama dengan Mozza.
"Pakaiannya sesuai dikenali sama ibunya, tinggi badannya juga sama," terang Sriniti.
Sriniti juga menyampaikan hasil DNA hingga kini belum keluar. Ia belum bisa memastikan estimasi waktunya.
"Hasil DNA-nya masih kita tunggu," ucap Sriniti.
Pantauan detikJateng di rumah duka, Dusun Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, banyak sekali pelayat yang sudah datang. Kursi-kursi dan tenda tarup juga telah dipasang.
Rumah Mozza berada di ujung gang buntu. Lantunan ayat-ayat Alquran juga terdengar. Hingga berita ini ditulis, korban belum tiba di rumah duka.
Untuk diketahui, kerangka yang ditemukan di jurang tol Jangli Semarang diduga kuat adalah Mozza. Sat Reskrim Polres Semarang yang melakukan penyelidikan awal sudah mengamankan seorang pria berinisial MDVA (22) yang diduga melakukan pembunuhan terhadap Mozza.
Remaja perempuan 18 tahun itu sudah hilang sejak 25 Juni 2025. MDVA juga mengakui melakukan pembunuhan dengan cara dicekik pada tanggal tersebut di dalam kamar kosnya di Kota Semarang.
Penemuan kerangka itu juga berdasarkan pengakuan MDVA yang menunjukkan lokasi dimana dia membuang jasad Mozza di dalam karung. Saat ini kasus tersebut ditangani oleh Polrestabes Semarang.
