Kades Hoho Bantah Tersangka Pembakar Mobil Pernah Jadi Sopirnya: Tukang Tipu

Kades Hoho Bantah Tersangka Pembakar Mobil Pernah Jadi Sopirnya: Tukang Tipu

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Rabu, 20 Mei 2026 21:52 WIB
Pengawalan Kades Hoho usai audiensi di Balai Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (11/3/2026).
Pengawalan Kades Hoho usai audiensi di Balai Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (11/3/2026). Foto: dok. Polres Banjarnegara
Banjarnegara -

Pembakar mobil milik Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Hoho Alkaf, mengaku pernah menjadi sopir Kades Hoho dan melakukan aksinya karena dendam. Hoho membantah dan menyatakan pelaku sebagai penipu.

"Dia itu tidak pernah nyupir dump truk di tempat saya. Itu sangat-sangat tidak benar dan sangat-sangat rekayasa," kata Hoho saat dihubungi detikJateng, Rabu (20/5/2026).

Hoho menjelaskan, tersangka berinisial RP sebenarnya memiliki hubungan keluarga jauh karena sempat menikah dengan saudara jauhnya. Menurutnya, RP bukan pekerja di tempatnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang benarnya itu dia dulu mertuanya punya dump truk. Dia nyetir di proyek-proyek kontraktor sekitar tahun 2010-an," ujarnya.

Hoho lalu menceritakan awal mula dirinya mengenal RP. Saat itu, RP disebut tidak memiliki pekerjaan usai truk milik mertuanya dijual. RP kemudian meminta bantuan untuk memiliki kendaraan truk dengan sistem kredit.

ADVERTISEMENT

"Dia datang ke tempat saya karena nggak punya kerjaan. Akhirnya saya bantu. Tapi kreditnya bukan atas nama dia karena dia sudah blacklist," katanya.

Menurut Hoho, pembayaran kendaraan tersebut diterima langsung dari pihak bank, bukan dari pribadi RP. Ia juga menuding RP memiliki rekam jejak buruk dalam urusan kendaraan.

"Semua orang tahulah track record-nya dia. Dia aja tukang tipu, tukang gadai-gadain mobil orang," ungkapnya.

Terkait motif pembakaran, Hoho mengaku tidak percaya aksi itu murni dilakukan karena persoalan pribadi. Ia menduga, ada sosok lain yang menjadi dalang di balik aksi pelemparam bom molotov ke rumahnya.

"Kalau urusan pribadi sampai senekat dan sebrutal itu, saya yakin ada dalangnya. Siapapun orangnya harus diungkap," tegasnya.

Hoho juga membantah tudingan bahwa dirinya sering telat membayar sopir. Ia mengaku sistem pembayaran dilakukan mingguan dan pekerja dintempatnya bahkan kerap mendapat uang kasbon.

"Kalau sopir saya nggak dibayar, nggak mungkin ada yang kerja puluhan tahun sampai turun-temurun," katanya.

Salah satu sopir Hoho bernama Rois turut membantah tudingan tersebut. Ia mengaku sudah bekerja sejak zaman ayah Hoho dan selama ini tidak pernah mengalami masalah pembayaran.

"Baik, dibayar terus kok. Malah sering kasbon," ujar Rois yang disambungkan oleh Hoho lewat sambungan telepon.

Rois juga mengaku mengenal RP. Ia menyebut karakter tersangka RP dikenal arogan.

"Ya saya kenal banget. Track record-nya memang jelek," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Satu unit mobil Honda Civic Turbo milik Kepala Desa (Kades) Purwasaba, Kabupaten Banjarnegara, Hoho Alkaf, terbakar saat diparkir di rumahnya. Hoho menyebut mobilnya dibakar oleh pelaku teror yang aksinya terekam CCTV.

"Jam 04.00 WIB lewat sedikit, sekitar 04.10 WIB atau 04.15 WIB. Saya sempat lihat CCTV, terus tidak lama kemudian terdengar suara dan api sudah besar," kata Hoho saat dihubungi detikJateng, Kamis (23/4/2026).

Ia pun mengungkap motif tersangka melakukan perbuatan tersebut. Ia menyebut, tersangka memiliki dendam pribadi dan sudah mengenal Kades Hoho sejak tahun 2015.

"Tersangka sebagai supir dump truk, namun saat proses pembayaran gaji selalu terlambat. Tersangka harus selalu menagih terlebih dahulu untuk mendapatkan upah," terangnya.

"Tersangka juga tidak suka dengan perilaku Kades Hoho dalam bermedia sosial yang sering membuat konten TikTok yang selalu menampilkan kemewahan secara berlebihan di tengah ekonomi masyarakat yang sedang tidak baik," sambungnya.



(afn/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads