Pesta minuman keras (miras) berujung maut terjadi di halaman sebuah hotel di wilayah Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap. Korban merupakan pria asal Demak berinisial AS (30). Ia tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan.
Polisi telah mengamankan dua terduga pelaku, inisial Z (28) warga Sampang, Cilacap, dan A (38) warga Banyumas. Keduanya kini ditahan di Polsek Sampang.
Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Secahyo, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/4) pukul 00.30 WIB. Korban diketahui menginap di hotel tersebut bersama sejumlah rekannya sejak beberapa hari sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesaat sebelum kejadian, korban turun dari kamar dan bergabung dengan beberapa orang yang tengah mengonsumsi miras," kata Galih dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).
Diduga dalam kondisi terpengaruh alkohol, korban sempat meminta uang kepada rekannya untuk membeli rokok. Namun, hal tersebut justru memicu ketersinggungan hingga berujung cekcok.
"Jadi diduga mereka terpengaruh alkohol, berujung cekcok itu kemudian memanas dan berakhir dengan aksi pengeroyokan terhadap korban. Pemicunya korban sempat meminta uang kepada rekannya untuk membeli rokok. Namun, permintaan tersebut justru memicu ketersinggungan," ungkap Galih.
"Cekcok itu kemudian memanas dan berakhir dengan aksi pengeroyokan terhadap korban," terangnya.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek di pelipis mata kanan, memar di bagian wajah, serta luka pada kedua lutut. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Sampang untuk mendapatkan perawatan. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
"Korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka yang dialami," jelasnya.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke kepolisian. Petugas yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan para terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti.
Polisi juga memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengungkap secara utuh rangkaian kejadian.
Baca juga: KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu Brebes |
"Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Margono Purwokerto untuk dilakukan autopsi sebelum nantinya diserahkan kepada pihak keluarga," ungkapnya.
Polisi menyatakan penyidikan masih terus berlangsung dan tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari konsumsi minuman keras serta tidak mudah terpancing emosi yang dapat berujung pada tindak kekerasan," pungkasnya.
(dil/ams)
