Bapak-Anak di Klaten Dilaporkan Perkosa Bocah SD

Bapak-Anak di Klaten Dilaporkan Perkosa Bocah SD

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Selasa, 03 Feb 2026 14:30 WIB
Bapak-Anak di Klaten Dilaporkan Perkosa Bocah SD
Ilustrasi korban perkosaan anak. Foto: Edi Wahyono
Klaten -

Siswi SD berusia 12 tahun di Klaten, menjadi korban perkosaan. Ironisnya pelaku merupakan bapak dan anak lelakinya yang merupakan tetangga rumah korban.

"Perkaranya dugaan persetubuhan anak di bawah umur. Pelaku diduga ada dua orang inisial W dan D, pelaku ini satu keluarga ayah dan anak, pelaku dan korban itu tetangga," papar penasihat hukum korban, Beni Dwi Saputro Nagoro kepada awak media di Mapolres Klaten, Selasa (3/2/2026) siang.

Beni menjelaskan aksi para pelaku dilakukan sudah sejak tahun lalu. Modusnya dengan memberikan bujuk rayu kepada korban dengan memberikan uang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang duluan melakukan itu menurut klien kami yang bapak (terduga pelaku), sempat ditawari uang ditolak dan ketakutan lalu menuruti ajakan pelaku, sempat dibujuk rayu dengan uang kurang lebih Rp 20 ribu," terang Beni.

Menurut Beni, terduga pelaku bapak atau W melakukan sekitar 10 kali dan anaknya D melakukan sekitar tiga kali. Kejadian itu terungkap bulan Oktober 2025 saat korban bercerita pada gurunya.

ADVERTISEMENT

"Anak tersebut bercerita sama gurunya kemudian ditanyakan ke RT dan RW. Sempat dimediasi tapi tidak berhasil karena tidak ada pengakuan sehingga berlanjut ke kepolisian," jelas Beni.

Disampaikan Beni, dirinya datang ke Polres untuk menanyakan kelanjutan kasus yang sudah empat bulan dilaporkan.

"Kami menanyakan perkembangan, dan sudah berkoordinasi dengan penyidik saat ini perkara sudah jalan dengan pemeriksaan saksi. Perkara tetap jalan, penyidik sedang melengkapi keterangan saksi dan beberapa berkas dilengkapi agar bisa segera ada kepastian hukum," lanjut Beni.

"Terduga pelaku sudah dewasa semua. Korban sekarang di Sleman bersama ibunya, visum sudah diserahkan penyidik," imbuhnya.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Taufik Frida Mustofa mengonfirmasi ada laporan kejadian tersebut. Saat ini pemeriksaan terhadap saksi-saksi masih dilakukan.

"Masih kita minta keterangan saksi-saksi. Masih proses," ungkap Taufik saat diminta konfirmasi detikJateng.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads