Biadab! Pembunuh Bocah dalam Karung di Cilacap Sempat Perkosa Mayat Korban

Biadab! Pembunuh Bocah dalam Karung di Cilacap Sempat Perkosa Mayat Korban

Anang Firmansyah - detikJateng
Sabtu, 31 Jan 2026 16:10 WIB
Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026).
Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026). (Foto: Anang Firmansyah/detikJateng)
Cilacap -

Polisi telah membongkar motif pembunuhan terhadap seorang bocah perempuan berusia 4,5 tahun di wilayah Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap. Pelaku berinisial GR (23) tersebut diduga panik karena korban berteriak saat akan diperkosa.

Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono mengungkapkan hubungan antara korban dan pelaku merupakan tetangga. Korban merupakan teman adik pelaku yang berusia sebaya.

"Jadi antara korban dan pelaku merupakan tetangga. Korban adalah teman dari adik pelaku yang seusia," kata Budi saat ungkap kasus di Mapolresta Cilacap, Sabtu (31/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum melakukan aksi bejatnya, korban mendatangi rumah pelaku pada Kamis (29/1) sekitar pukul 10.00 WIB dengan maksud mengajak bermain. Namun adik pelaku sedang pergi dengan orangtuanya ke Purbalingga.

"Korban bertemu dengan pelaku, lalu dibujuk dan diajak masuk ke rumah pelaku. Tangannya dipegang sambil dipaksa diseret masuk ke dalam rumah," terangnya.

ADVERTISEMENT

Saat berada di dalam rumah, korban sempat menolak dan berteriak sehingga membuat pelaku panik. Karena korban terus melawan, pelaku kemudian membawa korban ke kamar mandi dan membenamkan kepala korban ke dalam ember berisi air hingga tak sadarkan diri.

Setelah korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, pelaku sempat memastikan kondisi korban. Saat itulah pelaku lalu memperkosa korban yang sudah tak bernyawa.

"Pelaku mengecek detak jantung korban. Setelah dipastikan sudah tidak ada, pelaku kembali melakukan perbuatan cabul," ujarnya.

Usai melakukan aksinya, pelaku kemudian berusaha menghilangkan jejak dengan menyembunyikan jasad korban. Pelaku memasukkan korban ke dalam plastik dan karung.

Karung berisi jasad korban lalu dibawa ke samping rumah pelaku dan ditutup menggunakan lembaran asbes agar tidak diketahui warga.

Diberitakan sebelumnya, Polresta Cilacap mengungkap motif dan kronologi lengkap kasus kekerasan terhadap anak yang menewaskan seorang balita perempuan di Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap.

Kapolresta Cilacap Kombes Budi Adhy Buono menyebut, pelaku berinisial GR (23) melakukan perbuatannya karena dorongan nafsu setelah kerap menonton konten pornografi melalui telepon genggam.

"Untuk motifnya karena dorongan nafsu, akibat sering menonton film porno melalui handphone," kata Budi kepada wartawan saat ungkap kasus di Mapolresta Cilacap, Sabtu (31/1).



(aku/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads