Sandera Lansia di Sumut, Pria Bawa Parang Diamuk Massa

Regional

Sandera Lansia di Sumut, Pria Bawa Parang Diamuk Massa

Mhd Ilham Pradilla - detikJateng
Rabu, 07 Jan 2026 11:51 WIB
Sandera Lansia di Sumut, Pria Bawa Parang Diamuk Massa
Foto: Seorang pria menyandera wanita lansia dengan parang di Kota Pinang, Labusel. (dok. Tangkapan Layar Video Viral)
Solo -

Seorang pria babak belur dihajar massa usai menyandera seorang wanita lansia dengan menggunakan parang di wilayah Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Video aksi penyanderaan itu viral di media sosial.

Dilansir detikSumut, Rabu (7/1/2026), dalam video itu terlihat seorang pria memegang parang sambil menyandera wanita lansia. Penyanderaan itu terjadi setelah pelaku diduga ketahuan mencuri oleh warga di Jalan Kampung Jawa, Kecamatan Kota Pinang.

Korban diketahui berinisial DH (65). Korban pun tampak merintih dan meminta agar segera diselamatkan. Sementara itu pelaku mengancam akan melukai korban jika warga tidak menuruti permintaannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Situasi sempat mencekam karena pelaku merasa tidak dapat bertindak leluasa. Bahkan, parangnya nyaris melukai korban. Setelah beberapa waktu, saat pelaku lengah, seorang warga berhasil merampas parang itu. Pelaku lalu dihajar hingga babak belur.

ADVERTISEMENT

Menurut keterangan salah seorang warga sekitar, Wahyu, pelaku dalam video tersebut merupakan bagian dari komplotan pencuri yang sebelumnya dikejar oleh warga.

Pelaku lalu masuk ke salah satu rumah warga untuk bersembunyi. Karena ketahuan dan dalam kondisi terdesak, pelaku lantas menyandera si pemilik rumah.

"Dikejar warga, lalu dia (pelaku) masuk ke rumah warga untuk bersembunyi. Karena ketahuan, dia menyandera pemilik rumah. Terjadilah penyanderaan yang videonya viral itu," ujarnya, Rabu (7/1).

"Sudah diserahkan ke polisi oleh warga setempat," sambung dia.

Kasi Humas Polres Labusel, AKP Sujono, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Adapun identitas pelaku diketahui bernama Nurmansyah Barus (33).

"Korban sudah membuat laporan, pelaku saat ini sudah kita amankan," kata Sujono kepada detikSumut.




(dil/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads