Misteri penemuan mayat gadis berseragam Pramuka berinisial RI (20) di Pemalang akhirnya terkuak. Polisi memastikan gadis tersebut merupakan korban pembunuhan pria yang dikenalnya di media sosial.
Polisi menangkap pelaku berinisial AM (26) warga Dukuh Kedawung, Desa Sidorejo, Kecamatan Comal. Kapolres Pemalang, AKBP Yovan Fatika Aprilaya, mengungkap pihaknya butuh kerja ekstra untuk bisa mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya.
"Memang membutuhkan tenaga ekstra kurang lebih satu bulan sejak ditemukan jenazah. Berkat upaya dari tim Satreskrim Polres Pemalang, di-backup Direskrimum Polda, Alhamdulillah pada tanggal 22 September kemarin, kita berhasil mengungkap siapa pelaku dari pembunuhan tersebut," kata Yovan saat rilis kasus di Mapolres pemalang, Senin (25/9/2023).
Yovan menyampaikan antara pelaku dengan korban baru saja saling mengenal melalui media sosial. Selanjutnya, keduanya berjanji untuk bertemu hingga pelaku menghabisi korbannya.
Selain membunuh korban, AM juga membawa kabur sejumlah barang milik korbannya termasuk sepeda motor.
"Motor korban sempat dititipkan teman dari pelaku. Untuk menghilangkan jejak juga, tanda nomor kendaraan dilipat-lipat, kemudian di buang di sungai," katanya.
Untuk harta yang dibawa yakni selain motor milik korban, dompet berisi uang dan HP. HP milik korban dirusak karena kerap mendapatkan telepon dari keluarga korban.
Motif-Modus Pelaku
Polisi mengungkap modus pelaku yakni memilih korban secara acak di media sosial. Polisi menyebut AM mencari korban menggunakan akun palsu.
Dengan nama dan foto profil palsu, dia mencari para wanita untuk dirampas hartanya.
"Jadi dari awal tersangka ini memang menyiapkan diri atau berniat mencari korban secara acak dengan membuat akun palsu (di Facebook), yang mengatasnamakan orang lain dengan menggunakan foto orang lain," kata Yovan.
Di tengah mencari calon korban, ungkap Yovan, AM akhirnya berkenalan dengan RI pada 5 Agustus lalu. Mereka kemudian berjanji bertemu di depan SMAN 1 Comal.
Saat bertemu korban, tersangka menggunakan masker sehingga korban belum tahu jika pelaku berbeda dengan fotonya di medsos. Kemudian mereka berjalan ke arah Kedawung, Desa Sidorejo, Kecamatan Comal hingga korban meminta pelaku membuka masker.
Berdalih tidak ingin identitasnya terungkap, AM lalu membekap korban hingga tak bernapas.
Simak terungkapnya misteri seragam pramuka yang dipakai korban di halaman selanjutnya.
Simak Video "Video Geger 4 Bocah Dirantai di Boyolali, Dititipkan ke Tersangka untuk Ngaji"
(aku/aku)