Pengacara Putri Sambo, Febri Diansyah Jelaskan soal Tanggung Jawab Moral

Nasional

Pengacara Putri Sambo, Febri Diansyah Jelaskan soal Tanggung Jawab Moral

Tim detikNews - detikJateng
Kamis, 29 Sep 2022 06:35 WIB
Mantan pegawai KPK, Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Sementara itu eks pegawai KPK lainnya, Febri Diansyah menjadi kuasa hukum istri Ferdy Sambo, Putri Candrawati.
Mantan pegawai KPK, Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. (Foto: 20Detik)
Solo -

Dua eks pegawai KPK Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang bergabung ke tim pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Febri menjelaskan soal mewujudkan keadilan untuk semua pihak dan pertanggungjawaban moral ke masyarakat.

"Objektivitas ini menjadi bagian penting yang kami letakkan pada konsen utama di bagian judul bahkan berkeadilan untuk semua. Jadi bukan hanya berkeadilan bagi kami, tapi juga berkeadilan untuk semua pihak yang terkait dalam perkara ini. Apakah PC, Ferdy Sambo, korban, keluarga korban, masyarakat yang waktunya juga sudah tersita mungkin, mengikuti proses ini selama berbulan-bulan," kata Febri di Hotel Erian di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, seperti dilansir detikNews, Rabu (28/9/2022).

Febri mengatakan keadilan dapat diperoleh dengan cara objektivitas. Menurutnya, orang yang salah harus dihukum sesuai perbuatannya, begitupun sebaliknya.


"Satu-satunya cara untuk mendapatkan proses berkeadilan adalah dengan membukanya secara objektif, berimbang dan kawalan teman-teman semua dalam proses persidangan nanti. Kalau yang salah ya harus di hukum. Dihukumnya berapa? Sesuai dengan perbuatannya," katanya.

"Jadi harus mempertanggungjawabkan. Kalau tidak salah, apa iya harus dipaksakan untuk dihukum? Itulah yang harus diuji dalam proses persidangan," sambungnya.

Ketika ditanya perihal pertanggungjawaban moral, Febri mengatakan pihaknya menjalankan profesi advokat sesuai dengan standar hukum yang ada. Hal itu, kata Febri, diatur dalam undang-undang.

"Soal pertanggungjawaban moral ke masyarakat, ada satu pertanggungjawaban penting yang kami pegang sebagai advokat itu adalah penegak hukum, sama seperti penegak hukum, kepolisian, kejaksaan, UU bilang seperti itu. Sebagai penegak hukum kami juga punya kewajiban menjalankan profesi ini sesuai standar-standar yang ada," katanya.

"Nah salah satu poin penting yang kami coba sederhanakan agar lebih mudah diterima oleh kita semua adalah standar objektivitas tersebut," lanjutnya.

Menurutnya, dalam kasus tersebut, tidak hanya pertanggungjawabannya saja yang dinilai penting. Namun, juga pertanggungjawaban semua advokat.

"Saya pikir, pertanggungjawaban kami sebagai advokat bukan soal saya secara pribadi tapi juga pertanggungjawaban kami sebagai advokat, ada aspek objekvitas tersebut," tuturnya.



Simak Video "Pengacara Bantah Putri Candrawathi Ikut Tembak Yosua"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)