Pengacara Bripka RR: Ferdy Sambo Masih Garang!

Nasional

Pengacara Bripka RR: Ferdy Sambo Masih Garang!

Tim detikNews - detikJateng
Rabu, 07 Sep 2022 20:16 WIB
Rekonstruksi saat adegan Bripka RR mengamankan 2 senpi Brigadir J saat masih di rumah Irjen Ferdy Sambo di Magelang (YouTube Polri TV Radio)
Rekonstruksi saat adegan Bripka RR mengamankan 2 senpi Brigadir J saat masih di rumah Irjen Ferdy Sambo di Magelang (YouTube Polri TV Radio)
Solo -

Salah satu tersangka kasus pembunuhan terhadap Yoshua Hutabarat atau Bigadir J, Bripka Ricky Rizal saat ini telah menjalani serangkaian pemeriksaan penyidik. Pengacara menyebut kliennya telah memberi kesaksian yang berbeda dengan skenario Ferdy Sambo.

Pengacara Bripda Ricky, Erman Umar menyebut hal itu tidak lepas dari dukungan keluarga Ricky Rizal.

Dia menjelaskan bahwa keluarga terus memantau perkembangan kasus itu. Mereka juga telah mendapat informasi bahwa mastermind dalam dugaan pembunuhan itu adalah Ferdy Sambo.


"Ya mungkin mendengar-dengar berita yang jelek terhadap berita Sambo ini, akhirnya dia minta.... Ya karena berita-berita rekayasa ini berkembang. Mereka nggak mau (RR ikut skenario Sambo) karena keluarga mereka ini keluarga polisi semua," kata Erman dikutip dari detikNews, Rabu (7/9/2022).

Erman menjelaskan bahwa banyak di antara keluarga Bripka Ricky Rizal yang bekerja sebagai polisi dan tentara. Bahkan, mendiang orang tuanya juga pernah menjabat sebagai kapolsek.

"Jadi makanya saya dibilang gini 'tolong jaga, makanya bicara benar. Jangan dekati Sambo, jangan ini...'. Makanya pakai LPSK, kami siapin semuanya itu," ujar dia.

Meski sudah berbalik arah, Erman mengakui bahwa kliennya masih memiliki rasa takut dengan mantan atasannya itu. Hal tersebut terlihat saat terjadi pemeriksaan dengan metode konfrontasi.

"Kan nggak bisa dihindari juga psikologi, dia takut sama Sambo. Kan sewaktu konfrontasi itu Sambo kan masih ada garang-garangnya kan," tuturnya.

Bahkan, Erman sendiri sebagai pengacara juga sempat psywar dengan Ferdy Sambo pada saat itu. Menurutnya, Ferdy Sambo sempat memperhatikannya secara detail.

"(Sewaktu) melihat saya, begini Sambo (menirukan gestur melihat sinis). Mungkin dia menyelidik dia, kan selama ini dia cuma menyiapkan pengacara Bharada RE. Sekarang dilihat, 'wah, gaya juga pakai jas' (pengacara Bripka Ricky)," kata dia.

Seperti diketahui, Brigadir J tewas dengan luka tembak di tubuhnya. Penembakan itu terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/7).

Dalam kasus ini, lima orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Irjen Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Mereka dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 55 juncto 56 KUHP. Kecuali Putri, keempat tersangka sudah ditahan.



Simak Video "Ricky Rizal ke Keluarga Yosua: Maafkan Atas Kebodohan Saya"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/aku)