Nasional

Baru Saja Bebas, Eks Wali Kota Cimahi Kembali Ditangkap KPK

Tim detikNews - detikJateng
Rabu, 17 Agu 2022 20:54 WIB
Ajay M Priatna didakwa terima suap Rp 1,6 miliar
Eks Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Solo -

Mantan Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna ditangkap KPK lagi. Padahal Ajay baru bebas dari Lapas Sukamiskin terkait kasus korupsi pembangunan rumah sakit Kasih Bunda di Cimahi.

Plt Jubir KPK Ali Fikri membenarkan terkait penangkapan Ajay. Ali belum merinci lebih jelas terkait kasus apa Ajay ditangkap.

"Iya benar (ditangkap KPK) saat ini masih dilakukan pemeriksaan penyidik di gedung merah putih KPK. Besok kami sampaikan perkembangannya," ujar Ali saat dikonfirmasi, Rabu (17/8/2022).


Ajay diketahui sudah bebas dari Lapas Sukamiskin pagi tadi. Sebelumnya dia divonis 2 tahun penjara di Pengadilan Tipikor Bandung, putusan itu dikuatkan di tingkat banding.

"Dia sudah bebas, tadi pagi jam 10.00 WIB sudah kita keluarkan dari lapas," kata Kalapas Sukamiskin Elly Yuzar saat dikonfirmasi terpisah.

Elly mengatakan KPK menangkap Ajay setelah Ajay keluar dari lapas. Dia memastikan Lapas Sukamiskin tidak berkaitan dengan penangkapan Ajay.

"Tidak ada kaitannya dengan kami. Tadi pagi sudah bebas. Sudah bebas, sudah keluar lapas," tegas Elly Yuzar.

Jejak Kasus Ajay

Ajay sebelumnya terjerat operasi tangkap tangan atau OTT KPK berkaitan dengan kasus suap perizinan pembangunan Rumah Sakit Umum Kasih Bunda di Cimahi pada November 2020. Ajay saat itu diduga menerima suap Rp 3,2 miliar untuk pembangunan RSU Kasih Bunda. Uang itu berkaitan dengan perizinan pembangunan rumah sakit itu. Ajay pun ditahan KPK.

Kemudian pada April 2021, Ajay mulai diadili di Pengadilan Tipikor Bandung. Ajay didakwa menerima suap hingga Rp 1,6 miliar.

Suap itu diberikan oleh Hutama Yonathan selalu Direktur Utama PT Mitra Medika Sejati sekaligus pemilik RSU Kasih Bunda. Menurut Jaksa KPK, uang miliaran rupiah itu diberikan kepada Ajay dengan maksud agar proyek pengembangan RSU Kasih Bunda itu tidak dipersulit oleh Ajay yang kala itu menjabat sebagai Wali Kota Cimahi.

Atas dakwaan itu, Ajay pun divonis hanya 2 tahun penjara. Vonis ini diketahui jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa KPK yakni 7 tahun penjara.

Saat itu, jaksa KPK dalam surat tuntutannya menuntut Ajay 7 tahun penjara dan uang pengganti sebesar Rp 7 miliar. Namun, di vonis hakim Ajay hanya diminta membayar uang pengganti senilai Rp 1,5 miliar.

Tak hanya itu, Ajay juga pernah terseret dalam kasus penerimaan suap mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju. Ajay disebut memberi uang ke Robin sejumlah Rp 507.390.000 (juta).

Hakim yang memutus perkara Robin juga menyatakan demikian. Ajay juga mengakui memberi uang itu ke Robin.



Simak Video "Baru Bebas dari Lapas, Eks Walkot Cimahi Kembali Ditangkap KPK"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/aku)