Nasional

Hasil Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J Akan Diumumkan Pekan Depan

Tim detikNews - detikJateng
Selasa, 16 Agu 2022 18:03 WIB
Perkembangan Kasus Brigadir J: Sambo Minta Maaf-Bharada E Ganti Pengacara
Brigadir Yoshua atau Brigadir J. (Foto: Istimewa)
Solo -

Hasil autopsi ulang Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J akan diumumkan pekan depan. Tim ekshumasi akan berkoordinasi dengan Bareskrim terkait agenda konferensi pers terkait pengumuman tersebut.

"Senin atau Selasa minggu depan akan kami sampaikan," kata Ketua tim ekshumasi Dr Ade Firmansyah, seperti dilansir detikNews, Selasa (16/8/2022).

Tim ekshumasi saat ini masih merapikan laporan terkait hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J.


"Tinggal dirapikan saja. Saya akan coba koordinasikan ke Bareskrim. Bila diperlukan mungkin ada presscon," ujarnya.

Terkait Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J di Jambi

Jenazah Brigadir J diautopsi ulang di Jambi pada 27 Juli 2022. Sampel jenazah Brigadir J dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). RSCM disebut menjadi tempat terbaik untuk meneliti sampel jenazah Brigadir J.

Pihak keluarga mengutus seorang dokter dan bidan kepercayaan mereka untuk menyaksikan autopsi tersebut.

"Kalau yang berada di dalam lokasi untuk menyaksikan proses autopsi itu dari Bidan Erlina sama Dokter Martina. Itu kami yang minta," kata tante Brigadir J, Rohani Simanjuntak, seperti dilansir detikSumut, Rabu (27/7).

Dia mengatakan dua tenaga medis itu merupakan orang yang dipercaya pihak keluarga untuk menyaksikan proses tersebut. Sebab, yang boleh masuk ke ruangan itu adalah tenaga medis, petugas, dan dokter forensik.

Kapolri Janji Akan Sampaikan Hasil Autopsi Ulang Brigadir J ke Publik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji akan menyampaikan hasil autopsi ulang Brigadir J kepada publik.

"Rekan-rekan melihat ada kegiatan-kegiatan dari tim khusus yang presenstasikan apa yang didapat Komnas HAM, demikian juga hari ini telah dilaksanakan autopsi ulang. Dan tentunya juga pada saatnya akan disampaikan ke publik," kata Sigit di Gedung Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (27/7).

"Semuanya rekan-rekan sudah mengikuti, saat ini tim khusus dari internal Polri dan ada Kompolnas, ada Komnas HAM, saat ini semuanya sedang bekerja," tambah Sigit saat itu.

Seperti diketahui, Brigadir J tewas dibunuh di rumah singgah Irjen Ferdy Sambo pada Jumat (8/7) sore. Terdapat empat tersangka dalam kasus ini yakni Irjen Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, dan Kuat Ma'ruf.

Bharada E diperintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. Selain memerintah, Irjen Ferdy Sambo juga merekayasa kronologi kasus pembunuhan seolah-olah terjadi baku tembak antara Bahrada E dan Brigadir J.

Sementara Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf jadi tersangka dengan peran ikut membantu dan menyaksikan penembakan Brigadir J. Mereka dijerat pasal pembunuhan berencana subsider pasal pembunuhan.



Simak Video "MKD Akan Panggil Mahfud soal Dugaan Uang Sambo ke Anggota DPR"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/aku)