Round-Up

Jejak Ferdy Sambo cs di Jawa Tengah

Tim detikJateng - detikJateng
Kamis, 11 Agu 2022 07:02 WIB
Brigadir J dan Ferdy Sambo
Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir Yoshua. Foto: Istimewa
Solo -

Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka dalang pembunuhan Brigadir Yoshua atau Brigadi J. Mantan Kadiv Propam Polri itu disebut yang memerintah Bharada Eliezer atau Bharada E untuk menembak Brigadir J.

Sebelum menjabat sebagai Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Ferdy Sambo sudah malang melintang bertugas di sejumlah daerah. Salah satunya di beberapa wilayah di Jawa Tengah. Berikut jejak Ferdy Sambo cs di Jateng.

Kapolres Purbalingga 2012

Irjen Ferdy Sambo sempat menjabat sebagai Kapolres Purbalingga pada 2012. Saat bertugas, di daerah itu dia sempat meninggalkan jejak heroik menghalau massa pendukung calon kepala desa yang sempat bersitegang.


"Kejadiannya tahun 2012 pada saat itu ada pemilihan Kepala Desa Karangbanjar Kecamatan Bojongsari. Calonnya ada dua incumbent H Sobari dan Tatang, saat pengumuman ternyata yang jadi incumbent," kata salah satu anggota DPRD Purbalingga asal Karangbanjar, Tongat, kepada detikJateng, Rabu (10/8/2022).

Mendapati pengumuman itu, lanjut Tongat, pendukung Tatang merasa tidak terima. Massa yang marah berkumpul dan melakukan pemblokiran jalan yang sempat memicu respons dari pendukung incumbent.

"Mereka pendukung Tatang tidak terima, blokir jalan nggak boleh ada yang lewat selain sesama pendukung, ini kan meresahkan. Sempat mau chaos lama itu," tuturnya.

Akhirnya pada hari kedua, dari Polres turun ke lokasi. Sambo, kata Tongat, mendatangi rumahnya untuk berdiskusi dan mencari solusi dari aksi massa itu.

"Ini kalau dibiarkan bisa perang, nah Pak Sambo datang ke rumah saya sendirian dia. Karena menganggap saya mungkin tokoh di sini," ujarnya.

Setelah berdiskusi, Ferdy Sambo akhirnya mendatangi kerumunan massa sendirian. Dia, kata Tongat, tak mau dikawal oleh anak buahnya.

"Sebetulnya kalau mau dibubarkan polisi dengan pasukannya kan bubar itu, tapi Pak Sambo sendirian cuma ngajak saya mendatangi kerumunan massa. Setelah cukup lama akhirnya dua kubu bubar," lanjutnya.

Pendekatan yang dilakukan Sambo pada waktu itu menurutnya cukup efektif. Karena dua kubu yang berpotensi chaos dapat diredam dengan cara yang baik.

"Itulah Pak Sambo, padahal kan bahaya karena massa sedang emosi. Kok dia berani datang sendirian tanpa pengawal. Kalau menurut saya sih dia baik, jadi kaget juga dengan statusnya sekarang," tutupnya.

Kapolres Brebes 2013

Dari Banjarnegara, Ferdy Sambo geser menjadi Kapolres di Brebes. Sama halnya saat bertugas di Banjarnegara. Di Brebes, Sambo juga dikenal cukup baik dan suka berbagi.

Hal ini sebagaimana diceritakan oleh mantan Dandim 0173 Brebes Kolonel (Inf) Cahyadi Imam Suhada yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Korps Dosen (Seskordos) Seskoad Bandung.

"Sama sekali tidak menyangka akan tersandung kasus. Dia sebagai Kapolres dikenal baik dengan semua kalangan. Saya saksinya," ungkap mantan Dandim Brebes yang akrab dipanggil Cis ini.

Sebagai Kapolres, sambung Cahyadi, Ferdy Sambo menjalin hubungan baik dengan semua kalangan. Kepada bawahannya, Sambo juga baik dan sering berbagi rezeki.

"Bahkan anggota saya saja sering dikasih uang. Apalagi sama anggotanya dia. Kalau keliling polsek selalu berbagi sama anggota," ujar dia.

Cahyadi menegaskan Sambo kerap menggelar kegiatan bersama antara TNI dan Polri. Ini untuk memperkuat kekompakan antara aparatur negara.

Baca Bripka Ricky Rizal anggota Satlantas Polres Brebes di halaman berikutnya...