Nasional

Buntut Panjang Holywings Promo Miras 'Muhammad-Maria', 6 Orang Jadi Tersangka

Tim detikNews - detikJateng
Jumat, 24 Jun 2022 22:33 WIB
GP Ansor DKI mulai bergerak ke sejumlah outlet Holywings di Jakarta malam ini. Konvoi dilakukan imbas promosi minuman dengan nama Muhammad dan Maria.
GP Ansor Geruduk Holywings Jakarta. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Solo -

Promo Holywings minuman beralkohol gratis bagi orang bernama Muhammad dan Maria berbuntut panjang. Di antaranya penetapan enam orang tersangka dan aksi GP Ansor DKI Jakarta menggeruduk Holywings Gunawarman, Jakarta Selatan malam ini.

Dikutip dari detikNews, kehebohan ini berawal dari unggahan promosi yang diposting akun Instagram resmi Holywings @holywingsindonesia & @holywingsbar pada Rabu (22/6). Menyadari program promosi itu menimbulkan kesan negatif, Holywings menghapus postingan dan meminta maaf.

"Holywings Indonesia dengan ketulusan yang mendalam meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kekhilafan dan ketidaksengajaan terkait promosi minuman beralkohol menggunakan nama 'MUHAMMAD' dan 'MARIA'," kata Manajemen Holywings Indonesia dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (24/6/2022).


Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) hingga Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) DKI Jakarta melaporkan Holywing ke Polda Metro Jaya karena promo itu dinilai telah menistakan agama.

6 Orang Jadi Tersangka

Sebanyak enam orang karyawan Holywings menjadi tersangka terkait pesan dalam promo miras tersebut. Hal ini berdasar pada laporan tipe A oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Sekadar informasi, laporan model A adalah laporan yang dibuat oleh anggota Polri yang mengalami, mengetahui, atau mengalami langsung peristiwa yang terjadi.

Berikut keenam tersangka itu:

1. EJD, pria berusia 27 tahun selaku Direktur Kreatif HW
2. NDP, perempuan 36 tahun selaku Head Tim Promosi
3. DAD, pria 27 tahun selaku Desain grafis
4. EA, perempuan 22 tahun selaku Admin Tim Promo
5. AAB, perempuan 25 tahun selaku Socmed Officer
6. AAM, perempuan 25 tahun selaku Admin Tim Promo

6 Tersangka karyawan Holywings Dijerat Pasal Berlapis

"Ada beberapa pasal. Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 dan juga Pasal 156 atau pasal 156A KUHP. Pasal 28 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016, yaitu perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto dalam jumpa pers di kantornya, Jl Wijaya I, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, hari ini.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya...



Simak Video "PBNU soal Ansor Geruduk Holywings: Sudah Diberikan Teguran"
[Gambas:Video 20detik]