Tersangka Mutilasi Wanita di Tegal Bungkam di Depan Polisi

Imam Suripto - detikJateng
Selasa, 22 Mar 2022 20:12 WIB
Pria tersangka mutilasi wanita saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Tegal, Selasa (22/3/2022).
Pria tersangka mutilasi wanita saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Tegal, Selasa (22/3/2022). (Foto: Imam Suripto/detikJateng)
Tegal -

Polisi telah menetapkan Khadirun (44) sebagai tersangka terkait kasus mayat wanita dengan kondisi payudara dan kemaluan terpotong di Kabupaten Tegal. Namun pria itu masih bungkam saat diperiksa polisi terkait kasus mutilasi tersebut.

"Sampai saat ini kami belum bisa interogasi tersangka. Kami sudah berupaya memanggil keluarga terdekat pelaku untuk bisa membujuk pelaku supaya mau berbicara, tapi tetap saja pelaku belum mau berbicara," kata Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at saat konferensi pers di Mapolres Tegal, Selasa (22/3/2022).

Arie menjelaskan, polisi melakukan pendalaman kasus ini berdasarkan hasil pemeriksaan sedikitnya 15 orang saksi, hasil labfor, dan tes DNA.

"Jadi kami melakukan scientific identification. Pembuktian ini semua adalah berdasarkan uji scientific, bukan berdasarkan keterangan tersangka," ungkapnya.

"Polisi menetapkan tersangka Khadirun berdasarkan keterangan para saksi dan hasil labfor dan tes DNA," lanjutnya.

Arie menyebut tersangka tidak mau berbicara sama sekali, sehingga upaya lain yang dilakukan yaitu melakukan uji tes kejiwaan melalui Biro Psikologi Polda Jateng.

Dijelaskannya, tersangka berasal dari Banjarnegara, namun sekitar tahun 2016 pindah ke Pekanbaru, Riau. Tahun 2018 pergi lagi kemudian ditemukan di wilayah Kabupaten Tegal.

Sementara itu dari keterangan pihak keluarga, status tersangka belum menikah dan cenderung pendiam sekaligus suka menyendiri.

Untuk diketahui, korban perempuan berinisial K (59) ditemukan di persawahan Desa Sidamulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (2/3). Polisi kemudian turun tangan menyelidiki kasus pembunuhan sadis itu.

"Pelaku kami jerat dengan pasal 338 KUHP ancaman hukuman selama-lamanya 15 tahun penjara," imbuhnya.



Simak Video "Tampang Pelaku Mutilasi di Tegal, Potong Payudara-Kemaluan Korban"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/sip)